OTODRIVER - Awal bulan April (1/4) yang lalu di kantor pusat Toyota City, Jepang, dilakukan inagurasi ribuan karyawan baru Toyota Motor Corporation yang merupakan talenta di bidang otomotif.
Jumlahnya tidak main-main, 2.317 orang, sekaligus menunjukan ada rencana besar yang akan dicapai oleh pabrikan ini menyongsong era baru yang dikhususkan bagi jenama baru yaitu Century dan produk purwarupa andalan masa depan Toyota, GR GT3.
Kegiatan tersebut terbilang langka di linungan Toyota sendiri. Karena terakhir hajatan serupa dilakukan tahun 2019 ketika mengiringin hadirnya kembali Toyota Supra.
CEO Toyota Motor Corporation, Kenta Kon, secara khusus membuat penjelasan bagaikan kuliah umum. Khususnya penekanan atas prinsip-prinsip utama bagi Toyota.
Dalam paparannya, pria kelahiran tahun 1968 itu juga menyampaikan harapannya atas ribuan awak baru untuk bisa bereksplorasi sembari tetap memperhatikan keunggulan individual mereka.
Harapan itu menurut eksekutif puncak yang bergabung dengan Toyota tahun 1991 tersebut bisa jadi kekuatan baru yang mampu mendorong Toyota masuk ke fase terkini serta bisa memperkuat karakter atas produk-produk yang akan dirilis ke pasar di kemudian hari.
Tak lupa disampaikannya bahwa tahun 2026 merupakan masa dimana Toyota masuk di perjalanan yang ke seratus tahun. Disitir juga kalimat sakti, bekerja sepenuh hati untuk orang lain dibandingkan memikirkan diri sendiri.
Menurut pria berlatar pendidikan di bidang akuntansi itu, semangat tadi tidak berubah sejak satu abad yang lalu. Kembali diharapkan olehnya akan bisa berlanjut di masa depan.
Kon-san mengeluarkan penegasan lagi bahwa Toyota tidak hanya akan menghadirkan produk kendaraan saja.
Oleh karena itu, menurutnya dengan berbekal kemampuan dasar khas Jepang, Toyota harus bisa membangun kekuatan industri otomotif yang lebih kokoh lagi.
Disitir kembali semangat dari pendiri Toyota, Shoichiro Toyoda, saat membangun bisnis otomotif di saat ada keraguan bahwa Jepang tidak mampu membuat kendaraan bermotor.
Penampilan Century dan Toyota GR GT3 di panggung utama sepanjang pertemuan itu bak menegaskan soal arah strategis baru dari Toyota dalam eksplorasi teknologi otomotif.
Kenta Kon kemudian menyatakan penegasan lagi, untuk membangun mobil yang lebih baik lagi, termasuk menyongsong era mobilitas masa depan, semua pihak di Toyota juga harus bisa mengembangkan diri.
Dipungkaskannya, semua pihak harus bisa fokus atas berbagai situasi yang terjadi saat ini, memikirkan langkah lanjutannya, seiring perkembangan waktu, sejalan kebutuhan dalam satu masa. (EW)
