Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Esemka Gunakan Fasilitas Perakitan Part By Part

Esemka klaim 60% TKDN.
Berita
Rabu, 11 September 2019 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kehadiran Esemka mendapatkan pro dan kontra, terlebih ada proses produksi dan statusnya sebagai mobil bikinan dalam negeri. Merespons hal itu Kementerian Perindustrian (Kemenperin), diwakili Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan, Putu Juli Ardika memaparkan fasilitas Esemka dalam proses produksi kendaraannya.

“Esemka menggunakan fasilitas perakitan part by part yang artinya dirakit dengan berbagai komponen yang dibuat dari pabrikan dari dalam maupun luar negeri,” terang Putu di Jakarta Pusat (11/9).

“Artinya bukan CKD (Competely Knock Down) ataupun IKD (Incompetely Knock Down), sehingga import tidak besar dan lebih banyak menggandalkan produk dalam negeri dalam proses manufakturnya,” imbuhnya.

Produk yang berada di bawah bendera PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) ini sebelumnya telah memaparkan bahwa telah memiliki Tingkat Kandungan Lokal Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60%  dan telah menjalin kerjasama dengan pemasok lokal termasuk telah mengadakan penjajagan dengan Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) dan Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKO).


Tags Terkait :
Esemka Bima Changan Star
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Sebuah Esemka Bima Keluaran Tahun 2012 Dijual Di Pasar Mobkas, Berapa Harganya?

Sebuah mobil Esemka Bima dijual di pasar jual beli Facebook.

3 tahun yang lalu


Berita
Inilah Model Baru Dan Versi Mewah Dari Esemka Bima Di Cina

Esemka Bima memang menjadi mobil yang masih menjadi misteri hingga saat ini lantaran pikap ini diduga merupakan hasil rebadge dari pikap asal Cina

4 tahun yang lalu


Pikap
Penasaran Sosok Esemka Bima 1.3? Seperti Ini Detailnya

Dapat kita tengok dari luar tampilannya sederhana. Wujudnya tanpa bonnet seperti Daihatsu Gran Max atau Suzuki New Carry. Ini detailnya.

4 tahun yang lalu


Berita
Esemka Gunakan Fasilitas Perakitan Part By Part

Esemka klaim 60% TKDN.

6 tahun yang lalu


Berita
Produk Esemka Mirip yang ada di Cina? Ini Kata Gaikindo

"Wuling itu mirip dengan Chevrolet, kok engga dinyinyirin?," kata Ketua Umum Gaikindo.

6 tahun yang lalu

Berita
Double Cabin Esemka juga Mirip Produk Tiongkok

Selain pick up, Esemka juga memproduksi model-model mobil lainnya.

6 tahun yang lalu


Berita
Esemka Punya Produk Mirip Merek Tiongkok Bukan Hal Tabu?

Sistem imitasi ini akan jadi akselerator alih teknologi asal dikelola dengan benar.

6 tahun yang lalu


Berita
Esemka Bima Mirip Dengan Mobil Cina Changan Star Truck

Salah satu wujud pick Esemka, yakni Bima 1.2 tampak sangat identik dengan model yang dijual Changan.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

9 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

14 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 17 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

18 jam yang lalu