Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Begini Strategi Awal Era Mobil Listrik yang Dirilis Pemerintah

Tahap awal mobil listrik akan diizinkan masuk ke Indonesia dengan impor utuh dari luar negeri. Namun pada tahun 2023, mobil listrik yang beredar di tanah air minimal harus punya TKDN 35 persen.
Berita
Jumat, 9 Agustus 2019 09:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Bulan Agustus tahun 2019 bisa jadi periode bersejarah bagi perkembangan mobil listrik di Tanah Air. Dikabarkan pada Senin (5/8), Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perpres terkati percepatan pengembangan kendaraan ramah lingkungan di tanah air.

Menariknya, berdasar keterangan pers dari Kementerian Perindustrian, disebutkan strategi awal pemerintah akan menghadirkan kendaraan listrik dengan memberi izin Agen Pemegang Merk (APM) untuk impor secara utuh.

"Pada tahap awal, pemerintah akan memberikan kesempatan kepada para pelaku industri otomotif untuk mengimpor dalam bentuk Completely Built Unit (CBU)," begitu bunyi pesan dalam keterangan pers tersebut.

Baca juga: Fortuner VS Pajero Sport, Mana Yang Paling Laris?

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menerangkan kalau kuota impor CBU mobil listrik nantinya bergantung pada investasi dari tiap-tiap APM atau yang dia sebut sebagai principal. Jadi, keringanan untuk impor hanya diberikan kepada pelaku industri yang sudah berkomitmen untuk melakukan investasi kendaraan listrik di Indonesia.

“Setidaknya saat ini ada tiga principal yang sudah menyatakan komitmennya berinvestasi untuk industri electric vehicle di tanah air. Para principal tersebut menargetkan mulai berinvestasi di dalam negeri pada 2022,” ujar Airlangga.


Lebih lanjut Airlangga juga menuturkan kalau izin impor mobil listrik akan perlahan dihilangkan, karena dalam waktu tiga tahun kalangan industri diwajibkan harus memenuhi peraturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Hal ini sendiri tertuang dalam Perpres yang mengharuskan mobil listrik dengan kandungan lokal mencapai 35% pada tahun 2023.

Harapannya mobil listrik dengan TKDN tinggi, nantinya bisa memacu upaya ekspor ekspor otomotif nasional ke Australia. “Karena dalam Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), ada persyaratan 40% TKDN, sehingga kami sinkronkan dengan fasilitas yang ada,” tambah Airlangga lagi.

Langkah-langkah terkait strategi pengembangan mobil listrik ini sendiri tertuang dalam revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 2013. Di situ terdapat pula roadmap (peta jalan) mengenai teknologi berbagai kendaraan berbasis listrik, termasuk untuk mengantisipasi teknologi kendaraan berbasis hidrogen atau fuel cell vehicle. “Jadi keseluruhan perkembangan teknologi sudah diadopsi,” ucap Airlangga lagi.


Tags Terkait :
Mobil Listrik CBU Hybrid Pemerintah
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
MG4 EV Vs Hyundai Ioniq 5, Lebih Unggul Mana?

Keduanya memiliki berbagai keunggulan satu sama lain.

3 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga Mobil Listrik Yang Ada Di Indonesia (September 2024)

4 tahun belakangan ini, cukup banyak mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Chery Omoda E5 Ramaikan Segmen EV Di Bawah Rp 500 Jutaan

Setelah publik cukup dihebohkan dengan rilisnya harga mobil listrik MG, MG4 EV dan MG ZS EV, kini Indonesia kembali kehadiran model mobil listrik lagi yang sangat kompetitif, yakni Chery Omoda E5.

2 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga Mobil Listrik Di Bawah Rp 1 Miliar Yang Potensial Terganggu Dengan Mobil Listrik MG

Harga kedua mobil listrik MG resmi dirilis di Indonesia setelah kedua produk ini dirakit di Indonesia.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Serahkan Mesin Fortuner Untuk Support Pendidikan Di Lombok

TMMIN donasi mesin Fortuner ke SMK Lombok untuk mendukung pendidikan vokasi di SMKN 1 Jonggat dan SMKN 2 Kuripan, Lombok Tengah.

9 jam yang lalu


Berita
MG SZ Hybrid+ Resmi Hadir Di Indonesia, Pelopor Transmisi 3-Speed DHT di Kelasnya

MG ZS Hybrid+ 3-Speed DHT Indonesia resmi diperkenalkan sebagai SUV HEV compact dengan transmisi 3-speed DHT pertama di kelasnya, menyaingi Yaris Cross HEV dan HR-V e:HEV.

9 jam yang lalu


Berita
Hyundai Siap Perkenalkan MPV Listrik di GIIAS 2026, Intip Bocorannya

MPV listrik tujuh penumpang merupakan bagian dari strategi Hyundai dalam menghadirkan produk yang relevan dengan karakter pasar Indonesia.

13 jam yang lalu


Berita
Renault dan Geely Bikin Mesin Yang Bisa Pakai 100 Persen Etanol

Nantinya akan dipasangkan dengan motor listrik sebagai paket EREV.

17 jam yang lalu


Berita
Geely EX2 Hadir di Australia, Harga Mulai Rp 280 Jutaan

Geely resmi menghadirkan hatchback listrik mungil EX2 di pasar Australia dengan harga mulai 26.490 dolar Australia atau sekitar Rp280 jutaan.

19 jam yang lalu