Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bagaimana Nasib Mobil Penumpang Tata di Indonesia?

Tata merupakan satu-satunya merek asal India yang dipasarkan di tanah air. Kini, mereka hanya menjajakan produk komersial dan tidak melanjutkan peredaran mobil penumpang di Indonesia.
Berita
Selasa, 21 Mei 2019 15:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tata merupakan satu-satunya merek asal India yang dipasarkan di tanah air. Kini, mereka hanya menjajakan produk komersial dan tidak melanjutkan peredaran mobil penumpang di Indonesia.

Kendati demikian, Tata sendiri pernah menjual berbagai mobil penumpang, sepert Tata Aria dan Tata Storme yang kini berhenti produksi. Lantas, bagaimana nasib pemilik dari mobil penumpang asal India tersebut?

Rupanya, meski berhenti menjual passenger car, Tata masih men-support pelayanan purnajual dari mobil penumpangnya tersebut.

“Mereka sangat happy, kita selalu dukung konsumen kami. Kita senantiasa memberikan pelayanan after sales yang baik berupa suku cadang dan garansi dan itu terus berlangsung,” papar Biswadev Sengupta selaku Presiden Direktur PT Tata Motors Distribution Indonesia (TMDI) saat diwawancarai di Jakarta Selatan (15/5).

Kendati demikian, pihak TMDI tidak sepenuhnya berhenti dari segmen mobil penumpang melainkan hanya “rehat sejenak”.

“Kita tidak lari dari segmen mobil penumpang. Tapi kita hanya break sejenak. Karena kita menyadari bahwa mobil komersial lebih penting untuk dipasarkan di Indonesia,” lanjutnya.

Tentunya, hal ini merupakan kabar baik untuk pengguna mobil penumpang Tata di Indonesia. Tidak seperti merek Ford yang bisa dikatakan para penggunanya terlantar sejak sang APM hengkang dari Indonesia.


Tags Terkait :
Tata Motors Tata
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyota Sempat Jadi Calon Mitra Agrinas Untuk Koperasi Merah Putih, Sayang Tidak Deal

Proyek pengadaan mobil untuk PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk 105.000 unit terus menjadi sorotan.

1 bulan yang lalu


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

2 bulan yang lalu


Berita
Jaringan Aftersales Bakal Jadi Tantangan Besar 105ribu Mobil Koperasi Merah Putih

105 ribu kendaraan dan bakal disebar di seluruh Indonesia merupakan tantangan besar untuk layanan aftermarket

2 bulan yang lalu


Berita
Kadin Desak Presiden Batalkan Impor 105.000 Kendaraan Niaga Dari India

Mengimpor mobil CBU sama saja dengan membunuh industri otomotif yang sedang tumbuh.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
SPY SHOT: Mobil EREV Pertama Xiaomi

Spy shot Xiaomi Kunlun EREV pertama tertangkap di China dengan kamuflase tipis. SUV full-size 7-penumpang berbaterai 70+ kWh diuji bersama Li Auto L9.

51 menit yang lalu


Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

14 jam yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

14 jam yang lalu


Berita
Diam-Diam BMW Capai 2 Juta Unit Produksi EV, Pemimpin Segmen Premium

BMW capai produksi 2 juta kendaraan listrik sepenuhnya. Unit ke-2 juta, i5 M60 xDrive, dirakit di pabrik Dingolfing, Jerman.

17 jam yang lalu


Berita
Pabrik Ford Di Spanyol Diakusisi Geely, Siap Produksi EX2 Untuk Pasar Eropa

Ford harus rela menyerahkan pabrik mereka di Spanyol kepada Geely. Produsen China bakal menjadikan pabrik tersebut sebagai basis produksi EV dan PHEV mereka untuk pasar Eropa.

18 jam yang lalu