Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Badai Masih Menerpa Nissan-Datsun, Berdampak PHK Karyawan

Pabrikan mobil terbesar nomor dua terbesar diJepang ini dikabarkan megalami penurun profit mencapai 98,5 persen pada kuartal dua tahun 2019.
Berita
Senin, 29 Juli 2019 15:15 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Badai belum berlalu untuk Nissan Motor. Salah satu pabrikan mobil terbesar dari Jepang ini mengalami penurun profit mencapai 98,5 persen pada kuartal dua tahun 2019, seperti diberitakan Reuters, Kamis (25/7).

Disebutkan kalau Nissan hanya mencatatkan laba 1,6 miliar Yen (sekitar Rp 206,408 milyar) pada periode April sampai Juni 2019. Angka ini terburuk sejak kerugian terakhir mereka, pada Maret 2008.

Dampaknya, hal ini akan memaksa Nissan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 12.500 karyawanya (sekitar 7 persen) di seluruh dunia. 'Operasi' pemotongan jumlah karyawan ini akan dilakukan bertahap dari tahun 2020 sampai 2022 mendatang. Jumlah ini naik hampir tiga kali lipat dibanding pengumuman sebelumnya yang menyatakan PHK karyawan Nissan akan beradampak pada nasib 4.800 karyawan, Mei lalu.

Tidak hanya itu, CEO Nissan, Hiroto Saikawa juga memaparkan kalau mereka akan menghentikan atau mengurangi kapasitas produksi dari pabrik mereka sebesar 10 persen, juga untuk periode 2020-2022 yang akan berdampak banyak pada fasiliatas di luar wiayah Jepang.

Hal inipun diakui oleh perwakilan Nissan di Tanah Air. President Director PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Isao Sekiguchi menyatakan beberapa langkah ini perlu diambil untuk menunjang keberlangsuangan perusahaan.

"Seperti yang disampaikan CEO Hiroto Saikawa saat press conference minggu lalu (Kamis, 25/7), ini adalah, sebagai bagian dari upaya kami untuk memperbaiki operasi dan efisiensi investasi. Kami mengambil tindakan untuk menghentikan atau mengurangi kapasitas di lini produksi di delapan lokasi," terangnya.


Hal ini diprediksi akan berdampak pada pabrik Nissan di Indonesia. Adapaun sejauh ini fasilitas produksi tersebut bertanggung jawab merakit kendaraan Datsun.

Saat ditanya seberapa besar dampaknya terhadap fasilitas produksi yang ada di Purwakarta, Jawa Barat tersebut, Sekiguchi-san mengaku belom tahu terlalu banyak. "Tidak ada detail spesifik yang dapat dibagikan saat ini,” ucapnya.

Jika menelisik ke belakang, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan besar-besaran bisnis Nissan ini. Salah satu pasar terbesar mereka, Amerika Serikat mengalami penururan penjualan sampai 4 persen sepanjang tahun. Sementara itu pasar Nissan di Eropa terganggu oleh regulasi emsisi gas buang yang semakin ketat. Hal ini masih diperparah lagi dengan kasus 'penyelewengan dana' oleh bekas bos besar mereka, Carlos Ghosn yang merusak citra Nissan di kampung halamannya, Jepang.


Tags Terkait :
Nissan Datsun Pabrik
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Pasar Pikap Kecil AS Memanas, Toyota Rangga Punya Potensi Bersaing

Toyota Rangga bisa menjadi inspirasi kembalinya dominasi Toyota pada pikap mini Amerika Serikat.

11 bulan yang lalu


Pikap
Datsun Sena, Nyaris Jadi ‘Mobnas’

Padahal spesifikasinya sudah tepat buat pasar Indonesia

3 tahun yang lalu

Mobil Listrik
Nissan Perkenalkan Sakura, Cocok Jadi Rival Wuling EV

Meski pasar Indonesia diklaim tidak begitu cocok dengan kei-car, namun baru-baru ini bermunculan mobil mungil yang didistrubiskan oleh importir umum.

3 tahun yang lalu

Berita
Datsun Akan Muncul Sebagai Label Mobil Listrik Murah

Datsun akan jadi label mobil EV di negara berkembang dengan harga yang terjangkau

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Edisi Khusus Toyota Corolla Untuk Ultah 60 Tahun

Mobil ini sayangnya hanya tersedia untuk pasar Jepang.

6 jam yang lalu


Berita
Ini Sebab Bungkus Jok Mobil Modern Mulai Meninggalkan Bahan Kain

Desainer otomotif jelaskan sebab jok mobil modern beralih ke kulit sintetis: efisiensi produksi, mudah dibersihkan, aman dari api. Kain lebih nyaman tapi kurang praktis.

7 jam yang lalu


Berita
Sebentar Lagi Meluncur, BYD M6 PHEV Bawa Teknologi Anyar Diklaim Sangat Efisien

Kemungkinan BYD M6 PHEV akan boyong versi DM-i yang lebih berfokus pada penghematan bahan bakar.

7 jam yang lalu


Berita
Jumlah SPKLU Di Seluruh Indonesia Saat Ini 4.892 Unit

Target nasional 2030 harus ada 62 ribuan unit SPKLU

8 jam yang lalu


Berita
Vinyl Roof, Model Atap Populer Yang Kini Telah Ditinggalkan

Jenis atap ini pernah populer di era 60-80an lalu kemudian ditinggalkan.

14 jam yang lalu