Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Apa Kabar Mobil AMMDes?

Belakangan ini pihak Kementerian Perindustrian mau mendorong percepatan terwujudnya produksi massal mobil yang disasar untuk kegiatan pertanian tersebut.
Berita
Kamis, 31 Januari 2019 15:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Masih ingat AMMDes? Ini adalah kepanjangan dari alat mekanis multiguna pedesaan atau kerap disebut sebagai mobil pedesaan. Tahun lalu prototipe-nya sudah diperkenalkan dan langsung diresmikan di GIIAS 2018 oleh Presiden Joko Widodo.

Belakangan kelanjutan mobil AMMDes agak padam suaranya. Namun belakangan ini pihak Kementerian Perindustrian mau mendorong percepatan terwujudnya produksi massal mobil yang disasar untuk kegiatan pertanian tersebut.

"Sebagaimana komitmen kami dihadapan Bapak Presiden Joko Widodo saat launching AMMDes pada pembukaan GIIAS 2018 di Jakarta, AMMDes ditargetkan dapat diproduksi massal awal tahun 2019,” kata Harjanto, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin dalam keterangan resmi yang dirilis Kemenperin.

Menurut Harjanto, PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia selaku salah satu produsen AMMDes, tengah mengebut persiapan pelaksanaan produksi massal mobil pedesaan tersebut. 

Beberapa hal telah dilakukan PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia, baik secara teknis maupun administrasi. Informasi terakhir perusahaan ini melakukan perpindahan basis produksi dari Cikarang ke Citereup, Jawa Barat.

Bahkan calon produsen mobil pedesaan ini juga tengah mengejar uji tipe ke pihak Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perindustrian.


Tags Terkait :
D
Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Artikel Terkait









Terkini

Terkini