Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pabrik Pengolahan Bahan Baku Ban Michelin Resmi Berdiri di Cilegon

Pabrik karet sintetis pertama di Indonesia resmi berdiri.
Berita
Kamis, 29 November 2018 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pabrik karet sintetis pertama di Indonesia resmi berdiri, Kamis (29/11). Pabrik bernama PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) memporoduksi bahan baku berupa Polybutadiene Rubber dan Solution Styrene Butadiene Rubber berlokasi di kawasan Cilegon, Banten.

Kehadiran pabrik ini tentunya memperkuat sektor manufaktur dengan menghasilkan produk-produk bernilai tambah. Bahan baku dari yang bersimber dari Chandra Asri Petrochemical ini diolah oleh pabrik PT SRI lalu digunakan sebagai komponen utama ban ramah lingkungan Michelin.

Kerjasama Michelin dengan bahan baku yang bersumber dari Chandra Asri merupakan bentuk upaya permintaan global yang tinggi terhadap produk ban telah memacu permintaan terhadap produksi karet sintetis.

Hal ini menjadi faktor utama mengapa Michelin memilih membangun pabrik karet sintetis ketiganya di Indonesia setelah Perancis dan Amerika Serikat.

“Michelin membutuhkan pasokan karet sintetis yang reguler untuk memastikan pertumbuhan ban ramah lingkungan secara global. Untuk itu, kehadiran PT SRI sangat penting bagi Michelin. Karenanya, kami bermitra dengan Chandra Asri sebagai realisasi komitmen kami untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Florent Menegaux, General Managing Partner Michelin Group.

Langkah Michelin itu pun mendapat sambutan dari Menteri Perindustrian. “Pemerintah mengapresiasi langkah Michelin dan Chandra Asri dalam membangun industri manufaktur yang menghasilkan produk berdaya saing tinggi melalui pemanfaatan teknologi. Kehadiran SRI dapat memenuhi permintaan domestik maupun global dan berkontribusi langsung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” jelas Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Republik Indonesia yang menghadiri peresmian pabrik tersebut.

Bahan baku berupa hasil produksi PT SRI ini lantas diekspor ke beberapa pabrik ban Michelin yang berada di seluruh dunia. Di antaranya Thailand, Tiongkok, Perancis dan Amerika Serikat. Yup, pabrik ini tidak memproduksi ban Michelin secara utuh, namun hanya menyuplai bahan pembuatan ban Michelin.


Tags Terkait :
Ban Michelin Pabrik
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Testarossa Dihidupkan Kembali, Ini Sejarah di Balik Ferrari 849 Testarossa

Spesifikasi Ferrari 849 Testarossa mencakup sistem plug-in hybrid V8 twin-turbo 1.050 cv yang menggantikan SF90 Stradale dengan desain modern dan sejarah nama Testarossa.

3 minggu yang lalu


Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

3 bulan yang lalu


Berita
Sailun Luncurkan Ban Hemat S690 dan SFR25

Peluncuran Sailun S690 dan SFR25 di GIICOMVEC 2026 perkuat pasar ban komersial Indonesia, tawarkan efisiensi bahan bakar dan daya tahan untuk armada logistik.

4 bulan yang lalu


Berita
Ban Buatan Tiongkok Paling Top Di Jalan Basah, Ini Buktinya

Tes ban Linglong Sport Master jalan basah Jerman oleh Auto Bild catat jarak pengereman terpendek 2,5 m, ungguli Michelin Pilot Sport 5 meski kalah di trek kering.

4 bulan yang lalu


Berita
Penjualan Mobil Listrik Melonjak, Perminataan Ban Michelin Juga Ikut Naik

Lonjakan penjualan mobil listrik di Indonesia mulai memunculkan efek domino ke berbagai sektor industri pendukung

5 bulan yang lalu


Berita
Terungkap! Alasan Tekanan Angin EV Lebih Tinggi Dibanding ICE

Mobil listrik kian menjamur.

5 bulan yang lalu


Berita
Persiapan Mudik Ala Michelin, Pentingnya Cek Tekanan Angin Ba

Menjelang Ramadan dan Lebaran, tradisi mudik kembali jadi perhatian utama.

5 bulan yang lalu


Tips
Pasang TPMS Di Mobil Kita, Bisa Mendeteksi Dini Sebelum Ban Pecah

Tekanan ban masih sering terabaikan meskipun bisa menyebabkan kecelakaan fatal. Ada solusi yang mudah untuk mengeceknya.

6 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

1 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

2 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

4 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

5 jam yang lalu


Berita
Sebagai Pendatang Baru, BAW Perkenalkan Produknya Di GIIAS 2026

Model MPV premium akan rilis resmi akhir tahun ini

6 jam yang lalu