Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Lamborghini Akhirnya Mau Membuat Supercar Hybrid

Awalnya Lamborghini tidak ada ketertarikan sama sekali untuk membuat supercar berteknologi Hybrid.
Berita
Sabtu, 22 Desember 2018 11:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Lamborghini tengah menyiapkan penerus Aventador. Menariknya lagi, Aventador baru itu bakal pakai mesin hybrid V12, sebagai bagian visi manufaktur soal elektrifikasi. 

Menurut yang diberitakan Autocar UK, kode LB48H sudah ditetapkan untuk Lamborghini Aventador baru ini. Gabungan mesin V12 naturally aspirated dengan motor elektrik untuk mendongkrak performa dan efisiensi.

Maurizio Reggiani selaku Chief Technical Officer Lamborghini, pernah memberi bocoran soal produk baru 2020 saat peluncuran Aventador SVJ awal tahun ini. Menurutnya, hybrid sudah jadi keharusan, bukan lagi pilihan. Reggiani juga mengakui, sistem hybrid bakal menambah bobot, paling ringan sekitar 150 - 200 kg. Itu jadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Lambo. Meski dengan upaya memangkas bobot, Lamborghini baru tetap lebih berat dari sebelumnya.

"Saya selalu berkata, lebih memilih bobot berkurang 10 kg ketimbang bertambah daya 1 hp. Bahkan jika rasio tenaga dan bobot bakal tetap sama," ujar Reggiani kepada Autocar. "Namun ketika saya bayangkan mobil baru bakal lebih berat. Apa solusinya? Kami belum tahu. Improvisasi tentu terjadi pada akhirnya," tambahnya.

Pertimbangan bobot berlebih, tentu jadi pikiran Lamborghini. Khususnya soal memecahkan rekor kecepatan di Nürburgring Nordschleife. Pasalnya, Aventador SVJ belum lama mencatatkan nama di puncak mobil tercepat di sana. Meski tampaknya rekor belum dipecahkan dalam waktu dekat, kekhawatiran Lambo tetap ada.

Sementara Reggiani punya ide agar Lambo memakai sistem hybrid terpisah. Di bagian suspensi roda depan,  ada motor listrik yang akan menyalurkan tenaga ke roda. Tidak seperti beberapa pabrikan yang menganut sistem motor listrik yang ada di transmisi dan baru disalurkan ke roda.

"Itu konsep terbaik menurut saya pribadi, untuk memberi kendali dan manajemen pada sasis. Dengan itu juga, bakal mudah mendapat torque vectoring penuh di depan, mengatasi kekurangan di sektor bobot dengan kelincahan lebih," ungkapnya.

Mesin V12 natural dengan sistem hybrid, dinilai menjadikan Aventador ancaman di segmennya. Apalagi kebanyakan kompetitor, lebih memilih memakai turbo dan menurunkan kapasitas mesin. Bagi Reggiani dan Lambo, turbo menurunkan kadar emosi berkendara.

Belum dipastikan nama untuk penerus Aventador bermesin hybrid ini nanti, tapi yang pasti tidak jauh dari istilah yang berkaitan dengan banteng, seperti pada model-model lainnya.


Tags Terkait :
Lamborghini Aventador Mobil Listrik
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 bulan yang lalu


Berita
Produk Car Audio Artisan Jadi Simbol Status Baru

Satu paket produk bisa seharga mobil baru.

2 bulan yang lalu


Berita
Ini Dia Lamborghini Temerario, Sang Penerus Huracan

Lamborghini baru saja merilis model terbarunya, yakni Temerario.

1 tahun yang lalu


Berita
Menolak Gunakan Motor Listrik Murni , Lamborghini Kembangkan Mesin V8 Hybrid Baru

Sebagai pabrikan pencipta Supercar, Lamborghini seolah ogah untuk meninggalkan deru mesin pada model-model terbarunya.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

6 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

6 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

7 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

8 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

10 jam yang lalu