Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jalan Tol Kunciran - Cengkareng Terhambat Karena Hal Ini

Berbagai hal yang membuat jalan tol ini baru akan rampung pada 2019.
Berita
Rabu, 18 Juli 2018 08:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

PT Jasamarga Kunciran-Cengkareng (JKC) selaku pengelola Jalan Tol Kunciran-Cengkareng optimis bahwa pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng (Bandara Soekarno Hatta-Soetta) yang merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road 2 dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng (Bandara Soekarno Hatta-Soetta) mencapai 122 hektar dengan menggunakan dana pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku. Progres pengadaan tanah hingga awal Juli mencapai 44,42 persen.

Sementara itu, pada saat ini konstruksi pembangunan Jalan Tol Kunciran - Cengkareng (Bandara Soekarno Hatta-Soetta) telah mencapai 15,51 persen dan ditargetkan dapat beroperasi secara penuh pada bulan Maret tahun 2019.

"Kami berharap pelaksanaan pengadaan tanah dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat ini, karena target penyelesaian konstruksi pada bulan Februari 2019, sedangkan masih banyak lokasi pekerjaan struktur yang belum bebas”, kata Edwin Cahyadi selaku Direktur Utama JKC yang dikutip dari detik.com.

Terdapat sejumlah masalah terkait pengadaan tanah seperti kesepakatan harga tanah dengan warga masih menunggu hasil keputusan pengadilan, tumpang tindih kepemilikan tanah, tanah fasos/fasum yang belum diserahterimakan, penentuan lokasi puskesmas pengganti, perlu pengukuran ulang Peta Bidang dan Daftar Nominatif Pemilik (DNP) dan terhambatnya eksekusi tanah milik Pemerintah yang masih ditempati warga.

Tantangan-tantangan ini berdampak terhadap waktu pengerjaan konstruksi karena lahan hasil pembebasan lokasinya menyebar di sejumlah titik ( spot per spot) dari empat seksi sepanjang Jalan Tol Kunciran-Cengkareng, sehingga akses masuk alat berat ke lokasi sangat terbatas.

Dalam hal ini sebenranya dibutuhkan dukungan dari Pemerintah, seperti BPN Kota Tangerang, Pemkot Tangerang dan PPK-Kementerian PUPR, bersama pihak-pihak terkait untuk menemukan solusi percepatannya.

“Kami aktif berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang sebagai pelaksana pengadaan tanah dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai Instansi yang memerlukan tanah untuk segera menyelesaikan pelaksanaan pembebasan tanah Tol Kunciran-Cengkareng, termasuk koordinasi melalui Rapat dengan Dirjen Pengadaan Tanah pada tanggal 7 Maret 2018 lalu," ujar Edwin. 

Ia pun mengungkapkan harapannya pelaksanaan pengadaan tanah dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat ini, karena target penyelesaian konstruksi pada bulan Februari 2019, sedangkan masih banyak lokasi pekerjaan struktur yang belum bebas

Jalan Tol Kunciran-Cengkareng sendiri terbagi dalam empat seksi pekerjaan, yakni Seksi 1 Simpang Susun (SS) Kunciran - SS Sultan Ageng Tirtayasa sepanjang 2,04 kilometer, Seksi 2 SS Sultan Ageng Tirtayasa - Benteng Betawi sepanjang 3,52 kilometer, Seksi 3 Benteng Betawi - Husein Sastranegara 6,57 kilometer, dan Seksi 4 Husein Sastranegara - Simpang Susun Benda 2,06 kilometer. Total panjang Jalan Tol Kunciran-Cengkareng adalah 14,19 kilometer.

Apabila Jalan Tol Kunciran-Cengkareng telah beroperasi, maka akses jalan tol ke Bandara Soekarno Hatta/Soetta akan bertambah. Pengguna jalan tol memiliki alternatif lain, diluar Ruas Tol Prof.Ir. Soedijatmo, sehingga arus kendaraan ke Bandara Soetta akan terdistribusi. Dampaknya juga akan mempercepat arus barang dan jasa sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


Tags Terkait :
Jasa Marga Jalan Tol Lalulintas
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Gerbang Tol Cikarang Utama Pindah

PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan merelokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama yang terletak di KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

7 tahun yang lalu


Berita
Hari Ini Adalah Waktu yang Tepat Untuk Mudik

Inilah waktu yang tepat untuk melakukan mudik menurut Menteri Perhubungan.

8 tahun yang lalu


Berita
LIBUR NATAL & TAHUN BARU: Waspada Puncak Arus Mudik di Cikarang Utama!

Inilah prediksi Jasa Marga terhadap lonjakan antrean di gerbang tol Cikarang Utama, Jawa Barat.

8 tahun yang lalu


Berita
Lebaran : Ada Lonjakan Kendaraan Pemudik Hingga 30 Persen di Gerbang Tol Cikarang Utama

Lonjakan cukup signifikan terjadi pada H-6 Lebaran 2017, yaitu pada hari Senin (19/6/2017) lalu. Di hari tersebut, volume lalin meningkat 100 ribu kendaraan.

9 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hongqi, Mobil Pemimpin China yang Mewariskan Sejarah Panjang Kini Membidik Dunia

Hongqi, mobil mewah China yang sejak 1958 menjadi tunggangan pemimpin negara, kini mengejar ekspansi global dengan lini produk modern.

1 jam yang lalu


Berita
4 Hal Yang Bikin Mitsubishi Xforce Hybrid Beda Dengan Mobil Hybrid Lainnya di Indonesia

Mitsubishi Xforce memiliki empat hal penting yang membuatnya tidak sama dengan mobil hybrid lainnya di pasar tanah air.

2 jam yang lalu


Berita
Baru Dibuka Pemesanan Dua Hari, SPK Freelander 8 Sudah Tembus 10.000 Unit

Reborn di bawah payung Chery Group, Freelander 8 telah laris dipesan puluhan ribu unit.

3 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BAIC T1 vs Lepas E4 vs Nevo QO5

Pilihan mobil listrik di Indonesia semakin ramai, khususnya di rentang harga Rp300 jutaan.

4 jam yang lalu


Berita
OtoDriver Do-Care #JustFixIt with Alfaglos, Restorasi Gratis Toyota Kijang LGX Milik Pembaca

Restorasi gratis Toyota Kijang LGX OtoDriver Do-Care diberikan kepada Toyota Kijang LGX 2000 milik Albert Kurniawan TD dari Semarang melalui program kolaborasi dengan Alfaglos di JP Auto 24.

5 jam yang lalu