OTODRIVER – Freelander 8 telah dibuka pemesanannya sejak 14 Agustus 2026, ternyata hanya butuh waktu dua hari pemesanan mobil ini sudah menembus 10.000 unit.
Seperti dilansir CarNewsChina pada Senin (17/8), mobil Freelander 8 dengan lima kursi ditawarkan dengan harga mulai 339.900 yuan atau sekitar Rp901 juta sedangkan mobil dengan enam kursi harganya mulai 349.900 yuan atau sekira Rp928 juta.
Freelander beroperasi sebagai merek independen di bawah usaha patungan Chery-JLR. Namun, Freelander 8 tidak menampilkan emblem Land Rover pada eksteriornya. Freelander 8 merupakan kendaraan elektrik jenis Extended-Range Electric Vehicle (EREV).
Mobil ini menggunakan sistem penggerak EREV 800 volt, yang terdiri atas mesin range extender 1,5 liter turbo empat silinder dan dua motor listrik. Total keluaran tenaga sistem ini diklaim mencapai 610 kW dengan torsi 813 Nm.
Baterai CATL Freevoy berkapasitas 60,3 kWh pada Freelander 8 diklaim memampukan kendaraan menempuh jarak hingga 310 km dalam mode listrik berdasarkan standar China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC). Menurut Chery-JLR, baterai tersebut mencatatkan waktu pengisian daya dari 20 persen menjadi 80 persen selama 12 menit.
Freelander 8 memiliki ukuran panjang 5.118 mm, lebar 2.050 mm, tinggi 1.898 mm, dan jarak sumbu roda 3.040 mm. Sasis kendaraan ini menggunakan suspensi udara ruang ganda dengan peredaman CCD, kunci diferensial mekanis depan, serta kemudi roda belakang dengan sudut belok hingga 10 derajat.
Prosesor yang digunakan dalam kokpit kendaraan ini Snapdragon 8397 dari Qualcomm. Kabin kendaraan juga dilengkapi dengan layar tengah Mini LED berukuran 15,6 inci serta layar 17,3 inci di langit-langit belakang. Semua varian Freelander 8 dibekali dengan sistem bantuan pengemudi Huawei Qiankun ADS 5.
SUV ini sudah mulai diproduksi di pabrik Chery-JLR Changshu di Jiangsu, China, pada 30 Juli 2026.
Freelander mengincar angka penjualan global tahunan 300.000 unit dalam tiga hingga lima tahun mendatang. Pertemuan kami dengan Freelander 8 di China bulan Juni lalu menjadi awal rencana brand baru di bawah naungan Chery group ini kembali ke kancah otomotif, tidak disangka pergerakannyab begitu cepat hingga sudah dipesan puluhan ribu unit sekarang. (AB)
