Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hubungan Mobil Bekas Dengan Kenaikan Dolar di 2018

Haloman Fischer Lumbantoruan selaku Presiden Direktur Mobil88 menyebut gejolak kenaikan nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah di 2018 ini agak unik.
Berita
Kamis, 20 Desember 2018 13:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Isu kenaikan nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah sempat mewarnai industri otomotif, khususnya roda empat. Walau tak semua model mobil mengalami kenaikan, tapi situasi ini jadi pengaruh konsumen untuk memutuskan pembelian.

Lantas bagaimana dengan kondisi pasar mobil bekas ketika isu tersebut muncul? Salah satu korporasi jual-beli mobil bekas yang cukup besar, Mobil88, buka suara. 

Haloman Fischer Lumbantoruan selaku Presiden Direktur Mobil88 menyebut gejolak kenaikan nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah di 2018 ini agak unik. Sebab pihaknya mengaku tak terlalu mendapat dampak negatif.

"Di tahun-tahun sebelumnya pada saat nilai tukar Dolar ke Rupiah tinggi, itu biasanya ber-impact positif terhadap mobil bekas. Logikanya sederhana, kita tahu kandungan komponen mobil itu masih banyak yang impor, biasanya saat kenaikan nilai tukar Dolar maka otomatis biaya produksi mobil baru itu naik dan harga mobil baru pun naik. Saat hal itu terjadi, konsumen mulai melirik mobil bekas. Ini memancing konsumen untuk berpikir beli mobil yang harganya tidak ikutan naik walau Dolar naik," papar Fischer yang telah berkecimpung di industri mobil bekas selama 12 tahun.

"Tapi tahun ini agak spesial, karena Dolar-nya naik, tapi harga mobil baru tidak naik dan tidak turun, malah diskonnya banyak."

Jadi, di 2018 ini menurutnya Mobil88 tak mendapat keuntungan dari fenomena kenaikan Dolar Amerika Serikat. Namun, tak rugi juga. "Tidak terlalu terasa bagi kami di Mobil88," imbuh Fischer.

Mobil88 yang merupakan bagian dari grup Astra ini sekaligus mengklaim adanya peningkatan penjualan selama 2018. Selama periode Januari sampai awal Desember 2018, pihaknya menyebut sudah menjual lebih dari 21 ribu unit mobil bekas. 

Angka tersebut meningkat sampai 5 persen dibanding performa penjualan di tahun 2017. 


Tags Terkait :
Mobil Bekas Jual Beli
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
All New Nissan Elgrand Dirilis di Jepang, Harganya Setara Rp700 Jutaan

All New Nissan Elgrand generasi keempat resmi dirilis di Jepang dengan teknologi hybrid e-POWER dan e-4ORCE. Simak spesifikasi serta harga All New Nissan Elgrand Jepang yang dimulai dari Rp762 juta.

4 hari yang lalu


Used Car
Suzuki Ertiga Gen 1, Pilihan Mobil Seken Yang Masuk Nalar

Harga Suzuki Ertiga Gen 1 bekas berkisar Rp 85 juta hingga Rp 150 juta. Mobil ini diminati karena irit, nyaman, dan cocok untuk penggunaan harian.

1 minggu yang lalu


Berita
Carsome Perkuat Showroom Mobkas di Jabodetabek, Sayang Belum Jual Mobil Listrik Seken

Carsome showroom baru Jabodetabek diresmikan di empat lokasi untuk memperluas layanan inspeksi dan transaksi mobil bekas. CARSOME Indonesia kini mengoperasikan 10 titik layanan di seluruh negeri.

3 minggu yang lalu


Berita
Mobil Masih Dipakai Tapi Nilainya Turun, Salah Timing Jual Bisa Rugi Puluhan Juta

Mobil masih dipakai tapi nilainya diam-diam turun. Salah timing jual mobil operasional bisa membuat perusahaan rugi hingga puluhan juta rupiah per unit.

1 bulan yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

2 bulan yang lalu


Berita
Sayonara Toyota Veloz Bensin Stop Penjualan Di Indonesia

Toyota Veloz bensin stop penjualan di Indonesia sejak Februari 2026. Produksi kini untuk ekspor, pasar domestik beralih sepenuhnya ke Veloz Hybrid Electric Vehicle.

3 bulan yang lalu


Berita
Mulai 1 Januari 2026 Tiongkok Perketat Ekspor Mobkas Nol Kilometer

Konsumen di negara tujuan ekspor harus lebih peduli soal ini. Ada banyak mobil seken nol kilometer beredar.

7 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Promise Layanan Mobkas Bersertifikasi, Menjual Ioniq Hingga Santa Fe

Hyundai Promise merupakan layanan menjual mobil bekas Hyundai yang sudah bersertifikasi.

9 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi DM Yang Super Irit Sebesar 65 Km/Liter

BYD rilis teknologi DM dengan efisiensi 65 km/liter untuk pasar Indonesia. Teknologi ini gabungkan mode EV dan hybrid secara seamless di era elektrifikasi.

5 jam yang lalu


Berita
Memimpin Pasar EV 40% Dalam Waktu 2 Tahun, Kini BYD-Denza Perkenalkan Teknologi DM yang Super Irit

Setelah menguasai lebih dari 40 persen pasar EV nasional dalam dua tahun, BYD dan Denza memperkenalkan teknologi DM BYD super irit Dual Mode untuk efisiensi mobilitas yang lebih optimal.

10 jam yang lalu


Berita
Fitur Daihatsu Rocky Hybrid Ini Bikin Nyetir Nggak Gampang Pegal

S-PDL merupakan fitur yang memungkinkan pengemudi melakukan akselerasi sekaligus deselerasi hanya melalui pedal akselerator.

13 jam yang lalu


Berita
Harga Bahan Baku Ban Naik, Gajah Tunggal Tetap Jaga Daya Beli Konsumen

Harga bahan baku ban naik hingga double digit, namun Gajah Tunggal tidak langsung membebankan seluruh kenaikan biaya produksi kepada konsumen.

19 jam yang lalu


Berita
GitiXcursion RT Meluncur di GIIAS 2026, Ban Baru untuk SUV Premium dan Pikap

GitiXcursion RT akan meluncur di GIIAS 2026. Ban terbaru Giti ini menyasar SUV premium dan pikap kabin ganda dengan kemampuan 60 persen on road dan 40 persen off road.

20 jam yang lalu