Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Datsun Go CVT Sudah Bukan LCGC. Ini Alasannya Lengkapnya

Datsun Go varian CVT tidak masuk kategori LCGC, kenapa?
Berita
Rabu, 9 Mei 2018 08:00 WIB
Penulis : OtoDriver


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Datsun Indonesia akhirnya meluncurkan dua produk barunya (7/5). Adalah Datsun Go dan Go+ terbaru yang mendapat sejumlah improvisasi dan penyegaran pada tampilan eksterior maupun interiornya.

Namun, kabar mengejutkan berasal dari Datsun Go yang kini tersedia dalam pilihan transmisi otomatis CVT. Varian termahalnya, T Active CVT dijual seharga Rp 142,19 juta tetapi statusnya tidak lagi masuk dalam skema LCGC (Low Cost Green Car).

Bukan karena soal harga, salah satu alasannya adalah konten lokal dari mobil ini berkurang akibat mesin yang digunakan untuk varian transmisi CVT berbeda. Seperti yang disampaikan oleh Masayuki Ohsugi selaku Head of Research and Development Nissan-Datsun Indonesia saat acara peluncurannya. 

“Secara teknis varian Datsun Go CVT dengan MT menggunakan mesin berbeda. Jumlah daya kuda yang dihasilkan berbeda dan salah satu syarat LCGC adalah lokalisasi konten,” ungkap Masayuki-San.

Mesin Datsun Go yang menggunakan transmisi CVT mampu menghasilkan 78 dk. Sedangkan mesin yang disandingkan dengan transmisi manual hanya memproduksi 68 dk saja. “Beberapa komponen mesin varian CVT berasal dari luar Indonesia, jadi hal itu yang membuat mereka berbeda,” tambah Ohsugi.

Masato Nakamura, Head of Datsun Indonesia menambahkan, “Penjelasan teknis cukup penting telah disampaikan oleh Ohsugi, namun lebih penting lagi adalah kami menawarkan harga yang menarik untuk varian CVT dan cukup kompetitif di segmennya.”

Sebagai informasi, untuk Datsun Go bertransmisi manual masih tetap disebut masuk ke dalam kategori LCGC. Sama halnya dengan Datsun Go+ yang turut diluncurkan beberapa hari lalu itu, tetapi tanpa pilihan transmisi CVT.


Tags Terkait :
Datsun Go Terbaru Meluncur Tetapi Tidak Masuk Kategori Lcgc
O

OtoDriver

reporter

reporter

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pabrik Datsun Indonesia Tutup?

Merek asal Jepang ini kabarnya segera menghentikan kegiatan produksinya di Indonesia.

6 tahun yang lalu


Berita
Honda Mau Ambil Kesempatan dari Menyerahnya Datsun

Persaingan di kelas LCGC akan semakin mengendur berkat hilangnya satu kompetitor. Seperti apa langkah Honda di Indonesia selanjutnya?

6 tahun yang lalu


Berita
Datsun Akan Stop Produksi di Indonesia?

Dihapuskannya brand Datsun sebagai bagian dari performance recovery plan dari Nissan.

6 tahun yang lalu


Berita
Datsun Cross Sudah Tak Masuk Dealer

Inikah akhir perjalanan Datsun Cross di Indonesia?

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

2 jam yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

3 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

3 jam yang lalu


Berita
Changan Deepal S05 Tes Jalur Ekstrem Jakarta-Ciletuh, Ini Impresinya

Setelah diperkenalkan beberapa waktu lalu, Changan Deepal S05 akhirnya kami uji dari Jakarta ke Ciletuh.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Supra MK5 Sudah Divonis Mati, Tapi Penjualannya Malah Melonjak

Toyota telah mengetok palu untuk menghentikan produksi GR Supra. Namun kemudian reaksi pasar cukup mengejutkan. Generasi V Supra ini mengalami lonjakan permintaan.

8 jam yang lalu