Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pertamina Uji Komparasi Bahan Bakar Mesin Diesel di Armada Bus Malam PO Sinar Jaya

Dua unit bus malam yang dipakai untuk uji komparasi ini adalah bus double decker Mercedes Benz OC500RF 2542 dan bus Hino RN 285 dengan menempuh jarak sejauh 20.000 km.
Berita
Rabu, 22 November 2017 16:15 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV melakukan uji komparasi bahan bakar diesel Dexlite dan BioSolar di dua unit bus malam dengan menempuh jarak 20.000 kilometer. Uji komparasi ini dilakukan Pertamina MOR IV bekerjasama dengan Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya dan dua agen pemegang merek, PT Mercedes Benz Distribution Indonesia dan PT Hino Motor Sales Indonesia.

Dua unit bus malam yang dipakai untuk uji komparasi ini adalah bus double decker Mercedes Benz OC500RF 2542 dan bus Hino RN 285 dengan menempuh jarak sejauh 20.000 km. Bus akan dioperasikan sebagai armada bus malam, masing-masing dengan mengambil rute Pulo Gebang – Pekalongan dan Cikarang –Pekalongan.

Ibnu Chouldum General Manager PT Pertamina MOR menandatangani berita acara bersama kegiatan uji komparasi ini di pool PO Sinar Jaya di Cibitung, Bekasi, Selasa (21/11/2017) menyatakan, secara teknis untuk 10.000 km pertama masing-masing bus akan menggunakan bahan bakar Dexlite dan 10.000 km berikutnya akan menggunakan BioSolar. "Sehingga nanti akan terlihat perbedaannya,” terang Ibnu Chouldum. 

Ibnu Chouldum menambahkan, dalam pengujian komparasi ini PT Pertamina (Persero) menggandeng LAPI ITB sebagai lembaga independent untuk mendampingi masa pengujian khususnya pada tingkat Cost VS Efficiency-nya menggunakan dexlite dan solar.

BACA JUGA

Di saat yang sama, Pertamina juga ingin memperlihatkan sekaligus mengedukasi tidak hanya kepada masyarakat, tetapi kepada para pengusaha Kendaraan Komersial seperti Aptrindo (Asosisasi Pengusaha Truk Indonesia) dan Organda (Organisasi Angkutan Darat) bahwa Pertamina memiliki bahan bakar dengan kualitas yang lebih baik dari Biosolar bersubsidi.

Bahan bakar tersebut telah sesuai dengan standar pabrikan mesin kendaraan komersial karena mengandung Cetane Number 51 , Sulfur Content Maximal 1200ppm serta mengandung Additif Detergency.


Tags Terkait :
PO Sinar Jaya Pertamina Dexlite Mercedes-Benz Hino OC500 RF 2542 RN 285
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Hindari Macet, Sinar Jaya Hadirkan Shuttle Gratis

Angkutan feeder tersebut berupa Toyota HiAce dari armada Sinar Shuttle.

5 tahun yang lalu


Bus
Punya Ekosistem Sendiri, Tiket Bus Sinar Jaya Jadi Murah

Tiket bus Sinar Jaya murah karena ekosistem sendiri yang mencakup pasokan suku cadang dan sasis dari anak usaha.

4 hari yang lalu


Bus
Wah, Sinar Jaya Makin Kuasai Rute Utama Wilayah Jawa Timur

Rute Yogyakarta, Madura, Bandung, dan Bali juga segera didominasi

1 tahun yang lalu


Bus
Ini Regulasi Khusus Bus Pariwisata Di Indonesia

Perlu diperhatikan usia pakai unit bus

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Siapkan Lineup Baru Termasuk Ioniq 3 dan Promo STARGAZER Rp50 Juta

Hyundai GIIAS 2026 lineup powertrain lengkap dari ICE, hybrid, hingga EV disertai promo Stargazer hingga Rp50 juta.

4 jam yang lalu


Berita
GWM Tank 300 Dapat Penyegaran, Perbaikan Serius Kinerja Off-road

Spesifikasi GWM Tank 300 baru mencakup wheelbase 3.010 mm, dimensi lebih besar, serta perbaikan sudut off-road. SUV ini akan memulai pre-sales di China pada 6 Juli mendatang.

7 jam yang lalu


Berita
GIIAS 2026: Ada Diskon 50 Persen Untuk Tiket Masuk

Tiket dengan harga murah tersedia lewat sesi pre-sale secara daring

17 jam yang lalu


Berita
Changan S05 REEV Bakal Lebih Mahal Dari Versi BEVnya

Harga Changan S05 REEV vs BEV diperkirakan lebih mahal untuk varian REEV, dengan estimasi Rp 500 jutaan berdasarkan data pasar Thailand.

18 jam yang lalu


Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

20 jam yang lalu