Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Perbaikan Jembatan Cisomang Tol Purbaleunyi Masuki Tahap Akhir, Ini Penyebab Rusaknya

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) buka suara mengenai perbaikan jembatan Cisomang, termasuk penyebab kenapa jembatan tersebut bisa bergeser.
Berita
Selasa, 14 Maret 2017 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Jembatan Cisomang di tol Purbaleunyi kilometer 100+ 700 yang tengah diperbaiki karena mengalami pergeseran, kini memasuki tahap akhir perbaikan. Pihak terkait menyebut tak lama lagi jembatan tersebut bisa beroperasi secara normal.

"Pekerjaan yang kita lakukan sudah sesuai dengan rencana. Insya Allah kita dapat selesaikan semua pada 31 Maret 2017 mendatang. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengamatan di lapangan, pergerakan tanah sudah bisa dihentikan. Pilar P2 sudah stabil. Sedangkan pilar P1 sedang dalam penguatan akhir,” terang Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam keterangan persnya (13/3).

Menteri Basuki menjelaskan bahwa selama ini pergerakan tanah, terutama yang terjadi di pilar-pilar jembatan terjadi karena pondasi terletak pada lapisan tanah lunak yang mudah bergerak bila terkena rembesan air.

Pihak tim perbaikan jembatan menyebut sudah memasang 37 bored piles di sekitar pilar P2 dan 25 bored piles di sekeliling pilar P1. Selain itu didukung dengan ground anchor dan strutting baja sepanjang 30 meter antara P1 dan P2 yang sudah selesai pemasangannya. Kini sedang dilakukan pekerjaan pembuatan selimut (jacketting) untuk penguatan akhir pilar P1. 

Mengingat waktu penyelesaian yang semakin dekat serta tingginya kebutuhan penggunaan lalu lintas pada jalan tol Purbaleunyi, Kementerian PUPR telah menugaskan PT. Jasa Marga untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan bekerja 24 jam non-stop setiap harinya.

"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh menjelang akhir masa perbaikan untuk menjamin sepenuhnya bahwa Jembatan Cisomang sudah kembali normal digunakan. Keselamatan pengguna tetap kami prioritaskan,” tutup Basuki.


Tags Terkait :
Lalulintas Jalan Tol
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Meski Ada ELTE, Polisi Tetap Harapkan Kesadaran Masyarakat Dalam Berlalu-lintas

Tilang melalui ELTE akan mendominasi tindakan atas pelanggaran.

1 bulan yang lalu


Berita
Ini Lokasi Kamera ETLE Di Lima Wilayah Jakarta

Sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) terus diperluas di wilayah DKI Jakarta.

6 bulan yang lalu


Berita
Masih Pakai Rotator? Awas Ada Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2025

Tilang dengan ELTE lebih digiatkan

9 bulan yang lalu


Berita
Catat: Tanggal Pemberlakuan Ganjil-Genap Dan Diskon Tarif Tol Saat Arus Balik

Hindari puncak arus balik

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Jepang Import 3 Model Toyota Dari AS Dengan Posisi Setir Kiri

Guna mendapatkan keseimbangan neraca dagang Jepang-AS, Toyota impor Tundra LHD ke Jepang langsung, meski menggunakan setir kiri.

1 jam yang lalu


Berita
BYD Rilis Gambar Dua Model Flagship Terbaru Mereka, Berikut Bocorannya

BYD merilis gambar teaser resmi yang mengonfirmasi kehadiran dua model flagship terbaru di jajaran Ocean Series.

2 jam yang lalu


Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

5 jam yang lalu


Berita
Standar Emisi Mesin Toyota 2GD-FTV Tengah Dibenahi, Diprediksi Reborn Di 2029

Mesin 2GD-FTV memang tersohor di Indonesia, namun ternyata merupakan mesin minoritas

5 jam yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

6 jam yang lalu