Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mazda Bersiap Hadirkan Mesin Bensin Tanpa Busi!

Dengan prinsip penyalaan kompresi homogen, Mazda akan menyingkirkan busi untuk mesin bensin barunya ini. Ini bisa jadi langkah revolusioner.
Berita
Kamis, 19 Januari 2017 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mazda diketahui tengah menyiapkan mesin Skyactiv baru yang tak menggunakan busi. Bukan diesel. Mesin berbahan bakar bensin ini sengaja dirancang Mazda tak menggunakan busi sebagai pemantik di ruang bakar.

Menurut laporan harian Nikkei Asia (9/1) lalu, Mazda menyiapkan mesin ini sebagai jawaban tuntutan isu global mengenai kendaraan ramah lingkungan. Pasalnya, mesin baru ini disebut-sebut bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar sampai 30 persen.

Istimewa

Tentunya ini akan diikuti oleh produksi emisi yang rendah. Lantas bagaimana bisa mesin bensin menyala tanpa adanya busi? Walau Mazda belum memberi bocoran teknis kerja mesin baru itu, tapi banyak yang menyebut bahwa kombinasi udara dan bahan bakar akan diolah dengan sebuah daya tekan di ruang bakar sebagai pengganti letupan api busi.

Untuk itu penerapan prinsip homogenous charge compression ignition (HCCI) alias mesin dengan penyalaan kompresi homogen akan dimanfaatkan Mazda. Dengan demikian, dapur pacu tersebut praktis punya tekanan kompresi yang sangat tinggi. Kemungkinan angka kompresinya bisa menyentuh 18:1.

Kabar terakhir, mesin bensin jenis baru yang akan masuk jajaran Skyactiv ini akan diaplikasi pada salah satu mobil andalannya yakni Mazda3. Dan kemungkinan ia akan diperkenalkan pada akhir 2018 di Jepang.


Tags Terkait :
Mazda Mazda3
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mazda2 Rakitan 2011 Direcall Di Amerika Serikat

Mazda dikabarkan melakukan recall pada beberapa produknya, salah satunya adalah Mazda2 karena adanya indikasi kerusakan rangka bangku.

9 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Gran Max Direcall Di Jepang, Indonesia Terdampak?

Daihatsu Gran Max terkena recall di Jepang.

1 tahun yang lalu


Berita
New Mazda CX-3 2024 Resmi Dijual Mulai Rp 399 Jutaan

Mazda hari ini resmi memasarkan CX-3 2024 yang mendapatkan beberapa ubahan sehingga membuatnya lebih fresh untuk tetap bersaing di segmen compact SUV.

2 tahun yang lalu


Berita
Honda CR-V Telah Dipesan 2.214 Unit, Varian Hybrid Mendominasi

Sejak diluncurkan pada GIIAS 2023 lalu, Honda CR-V telah dipesan oleh konsumen sebanyak 2.214 unit.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Audi Q5 Sportback Resmi Meluncur Di Indonesia, Harga Mulai Rp 1,9 Miliar

Audi Q5 Sportback resmi meluncur di tanah air. Simak spesifikasinya.

52 menit yang lalu


Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

1 jam yang lalu


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

14 jam yang lalu


Berita
Chery Resmikan Dealer Besar dan Terlengkap di Bandung

Chery resmikan dealer 3S Pasteur Bandung bersama Andalan Motors untuk memperkuat jaringan di Jawa Barat dengan fasilitas lengkap bagi kendaraan ICE, hybrid, dan EV.

15 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Tetap Jadi Andalan di Segmen Mobil Murah Indonesia

Harga Daihatsu Ayla 2025 berkisar Rp140 juta hingga mendekati Rp200 juta. Model ini tetap menjadi andalan Daihatsu di segmen LCGC berkat efisiensi bahan bakar dan platform DNGA.

16 jam yang lalu