Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kenapa Mercedes-Benz E-Class Tak Lagi Punya Mesin Diesel di Indonesia?

Seluruh varian Mercedes-Benz E-Class CKD dibekali mesin bensin. Kenapa tak ada lagi mesin diesel untuk E-Class?
Berita
Senin, 10 April 2017 09:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mercedes-Benz Indonesia baru saja memperkenalkan dua varian E-Class yaitu E 250 with Avantgarde Line dan E 300 with with AMG Line di The Pallas hari ini (7/4). Tampilnya dua mobil tersebut dalam rangkaian E-Vaganza, acara yang diperuntukan bagi konsumen Mercy.

Dua varian di atas dipersenjatai hanya dengan mesin bensin, tak ada lagi opsi unit berbahan bakar solar. Lantas kenapa Mercedes-Benz Indonesia tidak lagi menghadirkan varian mesin diesel di Indonesia pada generasi terbaru E-Class tersebut?

Pihak Mercedes-Benz Indonesia memiliki alasan bahwa varian mesin diesel lebih baik pasarnya untuk SUV namun tidak untuk E-Class. "SUV Mercedes-Benz bermesin diesel direspons oleh pasar Indonesia dengan baik. Namun tidak untuk sedan Mercedes-Benz yang bermesin diesel," ungkap Roelof Lamberts, Presiden & CEO PT Mercedes-Benz Indonesia di sela acara E-Vaganza.

Mercedes-Benz Indonesia sendiri sudah pernah mencoba menghadirkan E-Class bermesin diesel pada generasi sebelumnya yaitu W212. "Walaupun ada yang membelinya, namun responsnya sangat kecil bila dibandingkan SUV diesel Mercedes-Benz," jelas Roelof.

Apakah ini masalah ketersediaan bahan bakar diesel berkualitas yang belum merata di Indonesia? Karena seperti kita tahu, Mercedes-Benz hanya mengizinkan pengisian Pertamina DEX untuk mobil-mobil penumpang dieselnya. 

Roelof sendiri tidak menjabarkan analisa mengapa sangat sedikit publik Indonesia yang mau membeli E-Class diesel. Tapi kami melihat bukan masalah bahan bakar karena toh SUV diesel mereka terjual dengan baik.

Sepertinya publik Indonesia, khususnya konsumen kelas premium, masih banyak yang belum bisa menerima kehadiran diesel yang identik dengan mesin truk atau bus di sebuah sedan mewah. BMW sekalipun kami dengar sedang mempertimbangkan untuk tak lagi memasukkan varian diesel ke Indonesia pada Seri-5 generasi terbaru.


Tags Terkait :
Mercedes-Benz E-Class
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mengenal Fitur Keselamatan Tambahan Di Bus Mercedes-Benz OC 500 RF 2542

Beragam teknologi dan fitur pun terus berkembang. Seperti sederet fitur tambahan di sektor pengereman terdapat di sasis tronton Mercedes-Benz OC 500 RF 2542. Apa saja?

4 tahun yang lalu


Bus
Review: Bus Super Double Decker PO Efisiensi Kebumen

Bus double decker merupakan hal baru di Indonesia. Saat ini PO Efisiensi menjadi salah satu yang menggunakan armada bus berlantai dua ini. Seperti apa isi di dalamnya?

9 tahun yang lalu


Bus
Genap 25 Tahun, Google Pernah Sulap Bus Tingkat Jadi Pusat Pelatihan Digital

Bidik usaha start-up

2 tahun yang lalu


Bus
Ini Tenaga Empat Sasis Bus ‘Tronton’ Paling Terkenal

Mana yang paling bertenaga?

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Kiprah 9 Tahun Wuling di Indonesia, Segini Pencapaian

Wuling catat 9 tahun di Indonesia dengan 200.000 unit produksi dan peluncuran Aira ev. Harga Wuling Aira ev GIIAS 2026 akan diumumkan.

27 menit yang lalu


Berita
Rolls-Royce Phantom Regata, Edisi Khusus Inspirasi Lomba Layar

Harganya sesuai pilihan detail maupun peranti optional yang tersedia.

57 menit yang lalu


Berita
Honda Tampilkan Model Ikonik di Goodwood Festival of Speed 2026

Honda memanfaatkan ajang Goodwood Festival of Speed 2026 sebagai panggung untuk menampilkan inovasi terbaru.

2 jam yang lalu


Berita
GAC Sukses Memproduksi 30 Juta Kendaraan Secara Global

GAC Group telah memproduksi total 30 juta kendaraan secara global. Hal ini membuat brand imagenya semakin baik.

3 jam yang lalu


Bus
Pelajar Sampai Pencari Kerja Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

Sarana transportasi umum perlu lebih intensif melayani warga yang kondisi ekonominya belum memadai.

4 jam yang lalu