Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Honda WR-V Pakai Bridgestone Ecopia Sebagai Ban Standar, Diklaim Perbaiki Kehematan BBM

Honda mempercayakan WR-V di India memakai ban yang sudah familiar dengan konsumen Indonesia, yakni Bridgestone Ecopia. Seberapa efektif ban ini menghemat konsumsi BBM?
Berita
Rabu, 29 Maret 2017 13:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Honda WR-V yang resmi debut di India pakai ban Bridgestone Ecopia sebagai Original Equipment Manufacturer (OEM). Walau nama ban tersebut tak asing di telinga konsumen Indonesia, tapi Ecopia yang dipakai oleh WR-V ternyata bukan buatan Indonesia.

Seperti yang dilansir Motoroids (23/3), Honda mempercayakan Ecopia EP150 dari Bridgestone sebagai ban bawaannya. Ban yang diklaim punya kemampuan low rolling resistance itu dibuat di pabrik Bridgestone India.

"Kami sangat bangga bisa berhubungan dengan mobil yang penuh gaya dari Honda, yakni WR-V yang telah meluncur secara global dan pertama kalinya juga di India," tukas Katsuyuki Yamamura, Director of Consumer Products, Bridgestone India Pvt. Ltd.

Menurutnya, WR-V merepresentasikan mobil terbaik dalam kelas efisiensi bahan bakar. Hal tersebut selaras dengan tujuan Bridgestone yang bertujuan jadi ban ramah lingkungan.

"Ban Ecopia EP150 membantu dalam mewujudkan gaya gesek yang lebih baik tanpa mengkhawatirkan usia pakai, kemampuannya di lintasan basah dan durabilitas-nya juga bagus," sambung Yamamura. 

Seperti klaim Ecopia di Indonesia juga, ban Ecopia milik WR-V yang berukuran 16 inci tersebut diklaim mampu mampu berkontribusi terhadap membaiknya kehematan BBM. Masih menurut Yamamura, 7 persen kehematan BBM WR-V berasal dari bannya, ditambah berkurangnya emisi CO2.


Tags Terkait :
Honda WR-V Ban
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

2 minggu yang lalu


Berita
Beberapa Keunggulan Mitsubishi Xforce Yang Bikin Ia Cocok Untuk Jalanan Indonesia

Xforce merupakan mobil yang dikembangkan khusus untuk wilayah ASEAN termasuk Indonesia. Ini beberapa keunggulannya.

4 bulan yang lalu


Berita
Alami Lonjakan Besar, Jepang Impor Mobil Dari India

Impor mobil brand Jepang ke Jepang meningkat untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri. Mobil yang dibuat di luar Jepang seperti Jimny jadi idola.

4 bulan yang lalu


VIDEO: Crash Test Suzuki Fronx (ASEAN NCAP)

Suzuki Fronx telah menjalani tes tabrak yang dilakukan oleh ASEAN NCAP. Ini hasilnya.

Crash Test | 6 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

7 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

13 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

13 jam yang lalu