Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Honda Mobilio Disuntik Mati Di India. Ini 2 Alasannya

Keputusan cukup sulit diambil Honda Cars India yang menghentikan produksi Mobilio karena dua alasan ini.
Berita
Minggu, 5 Maret 2017 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Honda Mobilio dihentikan penjualannya di India, hal ini seolah jadi kelanjutan dihentikannya produksi low MPV itu pada 2016 lalu. Kini Honda yang tak lagi menjual Mobilio pun tengah jadi sorotan media lokal India. Keputusan Honda India berhenti menjual Mobilio dikarenakan dua isu utama.

"Ada aturan keselamatan baru yang berlaku tahun ini. Mobilio yang dipasarkan saat ini (di India) belum memenuhi aturan itu," ujar Yoichiro Ueno, President and CEO Honda Cars India yang dilansir New Indian Express (3/3). Tidak dijelaskan lebih lanjut perubahan peraturan seperti apa yang akan berlaku. Padahal Mobilio spek Indonesia sendiri mendapatkan hasil uji tabrak cukup baik di ASEAN NCAP. Tapi spek fitur keselamatan di tiap negara bisa saja berbeda.

Tapi selain isu perubahan aturan keselamatan, Mobilio ternyata mendapati realita sepi peminat di negara Hindustan itu. Dilaporkan media setempat bahwa sempat tak satu pun Honda Mobilio terjual selama Februari 2017. Di sana, low MPV Honda itu bertarung memperebutkan konsumen dari Suzuki Ertiga dan Renault Lodgy.

Mensiasati kondisi seperti ini, Honda Cars India akan mengkaji secara mendalam apakah akan menghadirkan produk terbaru dengan spesifikasi keselamatan yang memenuhi standar atau tidak. 

"Di negara ASEAN, Honda telah meluncurkan Mobilio facelift. Kami belum memutuskan apakah akan memproduksi mobil itu (di India) karena membutuhkan investasi besar juga," lanjut Ueno. "Tapi yang jelas, untuk saat ini produksi Mobilio kami stop sampai ada keputusan berikutnya."


Tags Terkait :
Honda Mobilio
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

VIDEO: Tak Hanya Indonesia, Polisi Bergelayutan di Mobil Juga Terjadi di Afrika

Baru-baru ini beredar sebuah video viral seorang polisi bergelayut di kap mesin mobil Honda Mobilio.

Berita | 6 tahun yang lalu


Berita
Kronologi Polisi "Hinggap" di Kap Mesin Mobilio yang Kabur

Sebuah peristiwa lalulintas yang berujung viral kembali terjadi.

6 tahun yang lalu


Tips
Beli Mobil Baru, Masyarakat Bisa Pilih Nomor Sendiri

Nomor yang diinginkan dapat dipilih secara online

6 tahun yang lalu


Berita
Volume Rasio Kepemilikan Mobil di Indonesia Masih Kecil

Tingkat penjualan produk otomotif di Indonesia merupakan salah satu yang paling tinggi di dunia.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Xforce Hybrid Resmi Meluncur Rp 445 Juta, Siap Delivery Di Agustus

Mitsubishi Xforce Hybrid resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp 445 juta OTR Jakarta. Varian HEV pertama Mitsubishi ini diproduksi lokal dan siap dikirim Agustus 2026.

2 jam yang lalu


Berita
5 Keunggulan MG ZS Hybrid+ Dibandingkan Honda HR-V Hybrid, Toyota Yaris Cross Hybrid dan Mitsubishi XForce Hybrid

MG ZS Hybrid+ sudah dijual di Indonesia dan langsung bersaing dengan SUV compact hybrid lainnya. Ini beberapa keunggulan MG ZS.

6 jam yang lalu


Pikap
Ini Harga dan Skema Cicilan Toyota New Hilux 2.8 Diesel 4x4 Dan New Hilux Battery EV AWD

Varian EV ada garansi baterai 8 tahun atau 160.000 kilometer.

7 jam yang lalu


Truk
Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.

8 jam yang lalu


Truk
Perkuat Layanan, Hino Resmikan Dealer Baru di Banyuwangi

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama PT Indomobil Prima Niaga (IPN), perluas jaringan layanan melalui dealer terbaru Hino di Banyuwangi, Jawa Timur.

9 jam yang lalu