Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Daihatsu Ayla 1.200 CC Pakai Drive By Wire, Belum Tentu Irit BBM?

Daihatsu Ayla 1.200 cc sudah meninggalkan kabel mekanis pada pedal gasnya yang kini dikendalikan oleh ECU. Bisa lebih irit?
Berita
Kamis, 20 April 2017 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Daihatsu Ayla bermesin 1.200 cc sudah menggunakan sistem drive by wire pada pedal gas-nya. Hal tersebut tentunya salah satu hal baru bagi Ayla, sebab generasi sebelumnya yang bermesin 1.000 cc masih pakai pedal gas dengan kabel mekanis.

Teknologi drive by wire, khususnya di Ayla bermesin 1.200 cc, yang sepenuhnya melewati kendali dari ECU tentunya punya tujuan efisiensi bahan bakar. Namun Budhy Santoso, staff technical service division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang OtoDriver temui di Bandung (18/4), tak menampik jika teknologi tersebut masih belum sepenuhnya jadi penyumbang keiritan BBM.

Menurutnya, bobot dan kondisi tekanan angin ban juga jadi pengaruh Ayla 1.200 cc bisa mencetak konsumsi BBM yang baik. Di samping itu, figur transmisi antara otomatik dan manual dalam opsi Ayla berteknologi VVT-i juga jadi pembeda efisiensi BBM.

Kendati Ayla varian 1.200 cc sudah pakai pedal akselerator drive by wire, namun kabel mekanis masih dipertahankan di Ayla varian 1.000 cc. "Karena mesin tersebut (1.000 cc) ringkas dan simpel, jadi pakai kabel sling pun tetap oke," papar Budhy.

Menurutnya, yang jadi pembeda adalah karakteristik akselerasi di dua model Ayla tersebut. "Beda startnya saja antara pedal gas yang sudah drive by wire dan kabel mekanis. Tentunya Ayla 1.200 cc lebih pintar membaca bukaan pedal gas. Jika pedal diinjak, semburan bensin ke ruang bakar tak langsung banyak, dikontrol oleh ECU," jelas Budhy tanpa menyebut data akselasi antara Ayla bermesin 1.000 cc dan 1.200 cc.

Teknologi drive by wire pada Ayla berkode mesin 3NR-VE tersebut selain lebih dulu dimiliki Sigra 1.200 cc, juga dipakai pada model-model Daihatsu lainnya bermesin di atas 1.200 cc. Prinsip kerjanya pun serupa, injakan kaki terhadap pedal gas pengemudi akan terbaca ECU, baru setelahnya BBM dikabutkan ke ruang bakar seperlunya. Hal ini tentunya menghindari kelebihan pasokan BBM ke ruang bakar yang bisa berampak tak terbakarnya BBM sepenuhnya.


Tags Terkait :
Daihatsu Ayla
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Daihatsu Berhasil Jual Belasan Ribu Unit Bulan Mei, Gran Max Terlaris Disusul Sigra dan Ayla

Penjualan Daihatsu Mei 2026 tercatat 12.531 unit, naik 25 persen dari tahun sebelumnya. Gran Max menjadi model terlaris, diikuti Sigra dan Ayla dengan mayoritas produk lokal.

20 jam yang lalu

Berita
Daihatsu Ayla Tetap Jadi Andalan di Segmen Mobil Murah Indonesia

Harga Daihatsu Ayla 2025 berkisar Rp140 juta hingga mendekati Rp200 juta. Model ini tetap menjadi andalan Daihatsu di segmen LCGC berkat efisiensi bahan bakar dan platform DNGA.

1 hari yang lalu

Berita
Daihatsu Pamer Line Up Baru Dan Tawarkan Banyak Diskon di IIMS Surabaya

Daihatsu turut meramaikan IIMS 2026 Surabaya. Mereka memajang banyak produk baru dan diskon selama acara.

5 hari yang lalu

Berita
46 Ribu Unit Terjual Sepanjang 2026, Daihatsu GranMax Hingga Terios Masih Laku Keras

Penjualan Daihatsu 46 ribu unit April 2026 tercatat 46.953 unit dengan market share 16,3 persen. Gran Max, Sigra, Ayla, dan Terios menjadi kontributor utama penjualan.

1 minggu yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

53 menit yang lalu


Berita
Jetour Targetkan 1.000 Unit T1 Terjual

Harga Jetour T1 Rp 388 juta ditawarkan untuk 500 konsumen pertama di Indonesia. Jetour menargetkan penjualan 1.000 unit SUV T1 yang diluncurkan dengan pilihan mesin bensin dan PHEV.

7 jam yang lalu


Berita
SPBU Terapkan Bensin Campur Etanol Mulai Juli 2026, Aman Dipakai Jangka Panjang?

Mulai Juli 2026 seluruh SPBU di Jawa wajib menjual bensin campuran etanol 5 persen atau E5. Apakah aman untuk mobil dalam jangka panjang? Simak penjelasan ahli ITB.

8 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Berhasil Jual Belasan Ribu Unit Bulan Mei, Gran Max Terlaris Disusul Sigra dan Ayla

Penjualan Daihatsu Mei 2026 tercatat 12.531 unit, naik 25 persen dari tahun sebelumnya. Gran Max menjadi model terlaris, diikuti Sigra dan Ayla dengan mayoritas produk lokal.

20 jam yang lalu


Truk
Peran Karoseri Bagi Mercedes-Benz Tak Hanya Identik Untuk Bus

Pasang bodi tambahan di atas sasis truk juga butuh penanganan khusus.

21 jam yang lalu