Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BMW Seri-3 Jadi Salah Satu Mobil Teraman Versi IIHS

BMW Seri-3 mendapatkan penghargaan Top Safety Pick+. Apa saja tes yang harus dilalui untuk membuatnya meraih penghargaan bergengsi itu?
Berita
Rabu, 8 Februari 2017 12:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) baru saja mengumumkan bahwa BMW Seri-3 ditetapkan sebagai ‘Top Safety Pick+’. Pihak BMW sendiri mengaku bahwa penghargaan ini sejalan dengan komitmennya dalam memberikan aspek keamanan kelas dunia kepada setiap model kendaraannya.

Untuk dapat meraih Top Safety Pick+ 2017, sebuah kendaraan harus memperoleh penilaian tertinggi pada lima jenis uji tabrak yang dilakukan oleh IIHS meliputi uji tabrak ringan dan sedang dari depan dan samping, pengujian kekuatan atap kendaraan serta, tangkai headrest.

Nilai advanced atau superior juga dibutuhkan untuk pencegahan tabrakan dari arah depan. Ditambah penilaian yang baru diterapkan di tahun 2017, yaitu untuk lampu depan kendaraan.

“Keberhasilan dari BMW Seri-3 terbaru dalam meraih penghargaan  dari IIHS merupakan bukti nyata atas keberhasilan BMW dalam memberikan fitur keamanan terbaik bagi para konsumen. Untuk BMW, aspek keamanan dan keselamatan merupakan hal dasar dan wujud tanggung jawab perusahaan atas kepercayaan konsumen. Prestasi ini akan menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan sistem keselamatan dan perlindungan terbaik di setiap model kendaraan baik bagi pengendara maupun penumpang,” ujar Jodie O’tania selaku Vice President Corporate Communication BMW Indonesia dalam siaran resminya (7/2).

BMW Seri-3 Sedan terbaru telah melalui serangkaian pengukuran small overlap untuk model tahun 2017. IIHS telah mengevaluasi BMW Seri 3 baru ini pada bulan Desember 2016 dengan penilaian “GOOD” dari uji tabrak small overlap, yang memastikan BMW Seri 3 Sedan 2017 mendapatkan penilaian TSP+. 


Tags Terkait :
BMW Seri-3
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Diam-Diam BMW Capai 2 Juta Unit Produksi EV, Pemimpin Segmen Premium

BMW capai produksi 2 juta kendaraan listrik sepenuhnya. Unit ke-2 juta, i5 M60 xDrive, dirakit di pabrik Dingolfing, Jerman.

5 hari yang lalu


Berita
Xiaomi Bikin Pusat Riset EV Di Eropa, Bosnya Mantan Desainer BMW

Xiaomi Auto resmikan pusat riset EV di Munich, Jerman. Dipimpin mantan desainer BMW Rudolf Dittrich, tim ahli kembangkan performa tinggi untuk YU7 GT.

1 minggu yang lalu

Berita
Ini Dia BMW Seri-3 Generasi Terbaru, Gunakan Penggerak Full Elektrik

Nama BMW i3 mungkin langsung teringat pada hatchback mungil dengan desain nyentrik.

1 bulan yang lalu


Berita
Mobil Premium Vinfast Terinspirasi Dari Maybach Dan BMW Seri X, Begini Bocoran Spesifikasinya

Bagian dari strategi tiga segmen yang punya spesifikasi berbeda. Intip spesifikasi brand premium VinFast.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Edisi Khusus Toyota Corolla Untuk Ultah 60 Tahun

Mobil ini sayangnya hanya tersedia untuk pasar Jepang.

6 jam yang lalu


Berita
Ini Sebab Bungkus Jok Mobil Modern Mulai Meninggalkan Bahan Kain

Desainer otomotif jelaskan sebab jok mobil modern beralih ke kulit sintetis: efisiensi produksi, mudah dibersihkan, aman dari api. Kain lebih nyaman tapi kurang praktis.

7 jam yang lalu


Berita
Sebentar Lagi Meluncur, BYD M6 PHEV Bawa Teknologi Anyar Diklaim Sangat Efisien

Kemungkinan BYD M6 PHEV akan boyong versi DM-i yang lebih berfokus pada penghematan bahan bakar.

7 jam yang lalu


Berita
Jumlah SPKLU Di Seluruh Indonesia Saat Ini 4.892 Unit

Target nasional 2030 harus ada 62 ribuan unit SPKLU

8 jam yang lalu


Berita
Vinyl Roof, Model Atap Populer Yang Kini Telah Ditinggalkan

Jenis atap ini pernah populer di era 60-80an lalu kemudian ditinggalkan.

14 jam yang lalu