Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Menjajal Jok Baris Ketiga Toyota Sienta

Sebagai MPV berpenumpang tujuh orang tentu kemampuan akomodasi Toyota Sienta jadi krusial. Tapi bangku baris ketiga banyak dibilang sempit. Benarkah?
Berita
Sabtu, 16 April 2016 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Toyota Sienta sebagai MPV berpenumpang tujuh orang tentu banyak yang berharap kemampuan akomodasinya mumpuni. Tapi ternyata bangku baris ketiga MPV berpintu geser ini banyak dibilang terasa cukup sempit. Benarkah begitu? Kami pun mencobanya langsung.

Memang kesan agak sempit langsung terasa saat kru OtoDriver mencoba duduk di bangku paling belakang Sienta. Walau untuk mengaksesnya tak begitu sulit, tapi saat sudah duduk rasanya tak ada banyak ruang bebas untuk bergerak.

Saat seorang kru OtoDriver berpostur 173 cm dan berbobot 98 kg masuk, ia harus menekuk lututnya cukup banyak agar tidak mentok dengan jok baris kedua. Untungnya bangku baris kedua bisa disetel maju mundur, hal ini tentu sangat membantu dalam menciptakan ruang yang agak longgar pada penumpang paling belakang.

Kru OtoDriver bertubuh subur merasa cukup kesempitan

Walau konsekuensinya ruang kaki penumpang baris kedua jadi berkurang. Asyiknya Toyota Sienta menggunakan jok model terpisah atau split sampai baris ketiga. Anda pun bisa saja melipat satu jok saja jika penumpang belakang hanya satu orang. 

BACA JUGA

Lain cerita saat kru OtoDriver yang berpostur lebih imut, ehm maksudnya saya, mencoba akomodasi jok baris ketiga Sienta. Dengan tinggi badan 170 cm dan berat badan yang hanya 54 kg saya sama sekali tak menemui kendala berarti. Masih ada tersisa ruang kaki memadai.

Bagi penumpang berpostur 170 cm kebawah tidak ada kedala berarti

Walau saat jok baris kedua disetel reclining atau dimundurkan membuat penumpang berpostur kecil sedikit terganggu namun untuk perjalanan jarak dekat setidaknya masih bisa ditolerir. Artinya bangku ini masih bisa direkomendasikan untuk postur maksimal 170 cm. Cukup baik untuk ukuran MPV kompak seperti ini.

Memang istilah sempit menjadi relatif. Yang jelas ia tidak sesempit Avanza di baris ketiganya. Belum lagi bantingan suspensi MPV bermesin 1.500 cc ini mestinya lebih baik dari Avanza. Wajar jika ia dihargai lebih mahal.


Tags Terkait :
Toyota Sienta
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Inilah Berbagai Mobil Dalam Range Harga Wuling Cortez

Berikut adalah daftar harga varian dari mobil-mobil yang harganya juga di dalam rentang harga Wuling Cortez.

8 tahun yang lalu


Berita
Sliding Door Berpotensi Rusak, 748 Ribu Toyota Sienna Kena Recall

Tak kurang 748 ribu unit Toyota Sienna terkena recall. Namun harap dicatat, Sienna ini tidak berhubungan dengan Sienta.

9 tahun yang lalu


Berita
FIRST DRIVE: Toyota Yaris Heykers 2016

Di saat peluncurannya, PT Toyota Astra Motor (TAM) juga menyediakan Yaris Heykers yang bisa dirasakan oleh para awak media. Begini impresi kami.

9 tahun yang lalu


First Drive
FIRST DRIVE: Toyota Calya 1.2E 2016

Tanpa disangka, reviewer kami Danu Dirgantoro berhasil berada di balik kemudi Toyota Calya sebelum peluncuran resminya. Bagaimana impresi awal mobil ini?

9 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

7 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

13 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

13 jam yang lalu