Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Seorang Anak Tewas Terbunuh Airbag Di Malaysia

Seorang anak 8 tahun tewas terpapar letusan airbag. Bagaimana supaya anak kita selamat?
Berita
Jumat, 16 Oktober 2015 07:00 WIB
Penulis : Handi Cahyono


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Seorang anak usia 8 tahun tewas akibat terkena letusan airbag di Sungai Patani, Malaysia kemarin (14/10), seperti lansiran Berita Harian – Malaysia dan website paultan.org..

Menurut berita tersebut, sebelum kejadian gadis kecil itu sedang tidur tertelungkup dengan menyandarkan wajahnya di dasbor. Saat kakaknya yang berusia 17 tahun menyetir mobil melewati polisi tidur dengan keras, ternyata airbag meledak keluar dan mengempaskan tubuhnya sampai bagian belakang mobil. Dia dinyatakan meninggal setelah tiba di rumah sakit. Tak dijelaskan apa cederanya, tapi patah leher merupakan cedera paling mungkin terjadi untuk kejadian seperti itu.

Sungguh berita yang tragis. Seperti kita tahu, airbag bisa meledak meski mobil tidak menabrak. Melewati gundukan dengan keras juga dapat memicu ledakan kantung udara. Sangat jarang terjadi, tapi mungkin. Itu juga selalu disebutkan di buku manual kendaraan.

Kejadian ini seharusnya bisa diambil hikmahnya, bahwa para orang tua seharusnya sadar dan memperhatikan kejadian ini. Anak-anak harus diamankan dengan tepat di dalam kendaraan yang berjalan.

BACA JUGA

Anak dengan berat kurang dari 25 kg (perhatikan berat, bukan usia) harus ditempatkan di child seat. Ini keharusan, bukan pilihan. Berat lebih dari itu, tetap sangat penting bila anak ditempatkan di belakang bukan di depan. Ini mencegah kejadian seperti di atas. Boleh menempatkan child seat di depan bila mobil Anda memiliki fitur untuk menon-aktifkan airbag depan (jarang ada mobil seperti ini), itu pun sebagai pilihan terakhir.

Berikut ini ada dua video yang menunjukkan mengapa anak-anak, meski memakai sabuk pengaman atau tidak, tak seharusnya ditempatkan di kursi depan ketika airbag depan dalam posisi aktif.

Ketika airbag mengembang dengan sangat cepat, bisa menimbulkan dampak buruk terhadap penumpang depan bila tidak memakai sabuk pengaman. Bahkan untuk anak-anak bisa terlempar sampai kabin belakang.

Untuk para orangtua dan pembaca yang budiman, tolong share tips ini untuk menghindari kejadian fatal di atas terjadi kembali.


Tags Terkait :
Airbag Kecelakaan
H

Handi Cahyono

Reporter

n/a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Honda Recall 98.892 Mobil Termasuk Civic dan Accord Karena Airbag

Honda recall airbag sensor Civic Accord melibatkan 98.892 kendaraan di AS karena potensi kerusakan sensor berat penumpang yang dapat memicu pengembangan airbag tidak semestinya.

1 bulan yang lalu


Berita
Fasilitas Ini Buktikan Keamanan Mobil Changan

Fasilitas uji tabrak Changan di Airport Park luas 14.000 m² terdiri dari tiga lab utama: pengujian tabrak kendaraan utuh, trolley, dan perlindungan pejalan kaki.

3 bulan yang lalu


Berita
Recall Hyundai Palisade Berlanjut, Ini Kabarnya Untuk Unit Di Indonesia

Kecelakaan kursi otomatis SUV Palisade roboh dan menimpa seorang anak membuat Recall Palisade berlanjut di beberapa negara. Bagaimana dengan yang ada di Indonesia?

3 bulan yang lalu

Berita
Investigasi Kemenhub dan KNKT Ungkap Penyebab Terbakarnya Jetour T2 Dalam Kecelakaan Di Jagorawi

Kecelakaan yang melibatkan Jetour T2 di ruas Tol Jagorawi diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan juga Kementerian Perhubungan.

5 bulan yang lalu

VIDEO: Crash Test Toyota bZ4X (Euro NCAP)

Hasil tes tabrak Toyota bZ4X oleh Euro NCAP menunjukkan proteksi maksimal. SUV listrik ini berhasil meraih rating tertinggi 5 bintang. Simak video selengkapnya.

Crash Test | 7 bulan yang lalu


Berita
Pemerintah Tiongkok Bakal Batasi Akselerasi Mobil, Tidak Boleh Lebih Cepat Dari 5 Detik 0-100 Km/Jam

Di tengah gempuran mobil elektrifikasi dengan performa buas, pemerintah Tiongkok membuat aturan akselerasi.

8 bulan yang lalu


Berita
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid Sudah Lama Dijual Di Jepang, Begini Spesifikasinya

Secara spesifikasi sama dengan versi Jepang namun tetap saja ada penyesuaian untuk penggunaan di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi XForce Ultimate Diamond Sense, Tak Hanya Lebih Canggih, Aman, Namun Juga Menawan

Upgrade ternyata tak hanya pada tambahan fitur dalam Advance Driving Assistance Sytem (ADAS) saja tapi juga diikuti hal lain seperti tampilan dan hal lainnya.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

24 menit yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

1 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

1 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

3 jam yang lalu


Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

4 jam yang lalu