Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bahan Pertalite Sama Dengan Pertamax

Bahan bakar baru Pertamina, Pertalite, diklaim diluncurkan agar tercipta efisiensi dan tidak mencemari lingkungan. Bagaimana tinjauan teknisnya?
Berita
Jumat, 24 Juli 2015 09:05 WIB
Penulis : Bramantia Tamtama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pilihan bahan bakar jenis bensin kini kian variatif. Pihak swasta dan BUMN pun ramai-ramai mengklaim produknya adalah yang terbaik. Namun sejak awal kiprahnya di pasar bahan bakar non subsidi Tanah Air, Pertalite milik PT. Pertamina (Persero) hadir dengan tanpa adanya kompetitor dari produsen bahan bakar lain.

Menggunakan RON (Research Octane Number) 90, tidak ada satupun bahan bakar bensin di Indonesia yang menyerupai Pertalite. Namun, sebagai bahan bakar non subsidi dengan nilai oktan terendah, apakah Pertalite masih mumpuni untuk digunakan sebagai pilihan?

Menggunakan bahan racikan dasar bahan baku yang sama dengan Pertamax, membuat pihak PT. Pertamina (Persero) sebagai produsen mengklaim Pertalite adalah bahan bakar yang ramah lingkungan. Dengan penggunaan dasar zat HOMC, Naphta serta zat ecosave membuat hasil emisi karbon mendekati Pertamax. Jika Pertalite menghasilkan 3,5 mg/karbon, mendekati Pertamax sebesar 2,67 mg/karbon. Untuk diketahui, Premium subsidi memperoleh hasil 4,42 mg/karbon saat pengetesan.

"Penggunaan komponen serupa ini bertujuan mencari bahan bakar yang lebih efisien dan ramah lingkungan," ujar Ahmad Bambang, Direktur Pemasaran PT. Pertamina (Persero). Pertalite hadir dengan kualitas menyerupai Pertamax namun di banderol lebih ekonomis mendekati Premium. Dengan angka oktan 90, bensin seharga Rp 8.400 per liter tersebut cocok untuk mesin dengan kompresi mesin 9:1 - 9,5:1.

BACA JUGA

Tags Terkait :
Pertalite Content Bahan Dasar Efek Efisiensi Hemat
B

Bramantia Tamtama

Reporter

na

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Bahan Pertalite Sama Dengan Pertamax

Bahan bakar baru Pertamina, Pertalite, diklaim diluncurkan agar tercipta efisiensi dan tidak mencemari lingkungan. Bagaimana tinjauan teknisnya?

10 tahun yang lalu


Berita
SPBU Shell Sudah Mulai Jual BBM Lagi, Segini Harganya

SPBU Shell mulai jual V-Power Diesel lagi seharga Rp30.890/liter per 9 Mei 2026. Cek ketersediaan di www.shell.co.id. Harga BBM BP turun, Pertamina stabil.

1 minggu yang lalu


Berita
Harga Solar Di SPBU BP Turun Rp1.000

Di SPBU Pertamina Pertamax Turbo naik harga.

1 minggu yang lalu


Berita
Harga BBM Pertamina Non-Subsidi Kembali Naik Hari Ini, Solar Kian Meroket

Harga BBM Pertamina non-subsidi naik 4 Mei 2026: Pertamax Turbo Rp19.900 (+Rp500), Dex Rp27.900 (+Rp4.000), Dexlite Rp26.000 (+Rp2.400). Subsidi tetap.

2 minggu yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Citroen Akan Hidupkan Kembali 2CV Sang Siput Kaleng Dalam Wujud EV

Pabrikan berlogo double chevron ini akan menghadirkan kembali 2CV dalam wujud mobil listrik dengan harga terjangkau.

4 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

5 jam yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

16 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

19 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

20 jam yang lalu