Penjualan Mobil Bekas Premium Aman-aman Saja?

Penjualan Mobil Bekas Premium Aman-aman Saja?

Wabah Covid-19 tentu berdampak pada penjualan mobil. Tak hanya mobil baru, mobil bekas tentu diyakini mengalami penurunan penjualan. Namun benarkah di segmen mobil bekas premium atau mewah kondisinya aman-aman saja?

Bagi pedagang mobil bekas bersegmen premium, ternyata pandemi ini tidak begitu berpengaruh pada angka penjualannya. Salah satu showroom Garasi Mobilku yang berlokasi di Bez Auto Center Tangerang mengungkapkan tidak ada penurunan penjualan mobil bekas yang signifikan saat masa-masa pandemi seperti saat ini.

 

“Kalau dari segi penjualan mobil premium, penjualan cenderung menurun tapi tidak terlalu kena dampak. Saat ini kurang lebih 4-10 unit laku tiap bulannya,” ujar pemilik showroom yang enggan disebutkan identitasnya saat diwawancarai oleh tim OtoDriver (5/5).

Kendati demikian, showroom offline mereka terdampak zero visit saat ini. “Yang paling pengaruh adalah calon customer yang datang ke showroom kita jadi tidak ada sama sekali. Jadi sekarang customer melalui online saja,” tambahnya.

Tak hanya itu, kendala lain yang muncul saat pandemi seperti ini adalah proses kredit pemilikan kendaraan bermotor yang diberikan oleh perusahaan leasing menjadi dipersulit.

“Dan kendala lainnya dari leasing. Banyak perusahaan leasing tidak memberi kredit kepada konsumen. Tak hanya itu, prosesnya juga diersulit. Seperti DP menjadi 40 persen dan waktu proses yang biasanya 1 sampai 2 hari sekarang jadi 3 sampai 5 hari,” tutupnya.

Selain mobil bekas, penjualan mobil baru juga mengalami penurunan. Tak hanya itu, produksi beberapa merek mobil juga mengalami postpone guna mencegah penumpukan unit pada dealer-dealernya. 

Simak Video : VIDEO: 4 Hal yang Pengaruhi Resale Value

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com