OTODRIVER - Persiapan perjalanan jauh seperti di masa arus mudik, atau usai melakukan perjalan arus balik akan membuat komponen kaki-kaki mendapatkan beban yang besar.
Untuk itulah perlu pemeriksaan cermat untuk bisa segera mengetahui komponen yang spesifik saat ditengarai ada masalah di sektor kaki-kaki.
Tujuannya supaya komponen kaki-kaki dapat dipastikan kondisinya selalu laik jalan.
Namun sektor kaki-kaki bukanlah area yang mudah untuk dirambah jika memang harus dilakukan pengecekan maupun perbaikan.
Hal ini diakui juga oleh Ferry Jensen dari Kyoto Indonesia, spesialis kaki-kaki, seperti dalam keterangan resminya.
Disebutkannya, proses bongkar-pasang kaki-kaki yang memakan waktu seringkali membuat pemilik mobil enggan ke bengkel. Baik untuk pemeriksaan maupun perbaikan.
Terlebih, masih menurut Ferry, gejala adanya masalah di kaki-kaki muncul saat kendaraan yang sebelumya lebih sering dipakai untuk wilayah perkotaan baru muncul gejala adanya masalah saat berada di perjalanan ke luar kota atau melintasi jalur yang kondisinya tidak mulus.
Untuk lebih memudahkan dalam mencari tahu komponen kaki-kaki yang mana yang sedang bermasalah kini tersedia peranti Kyoto Shacking Machine.
Itu merupakan alat diagnostik untuk deteksi komponen kaki-kaki mobil secara lebih akurat serta cepat. Bisa lebih tepat mengetahui komponen yang mengalami kerusakan untuk segera dilakukan perbaikan maupun penggantian komponen.
Akurasi deteksi komponen bermasalah
Ferry menguraikan lagi beberapa gejala yang jadi indkasi awal adanya kerusakan di bagian kaki-kaki seperti; bunyi yang asing saat melintasi jalan rusak, kemudian gejalan setir bergetar, manuver mobil limbung, sampai ban yang aus tidak merata.
Memanfaatkan Kyoto Shaking Machine tidak perlu dilakukan proses membongkar komponen yang ditengarai mengalami kerusakan terlebih dahulu.
Proses deteksi dari alat ini, antara lain; menggetarkan roda kendaraan menggunakan platform khusus, mensimulasikan kondisi jalan yang tidak rata, sampai identifikasi kemungkian ada komponen kaki-kaki yang longgar dudukan atau ikatannya.
Dari proses komperhensif yang hanya butuh waktu 15-30 menit itu akan didapat parameter spesifik agar teknisi bisa lebih memastikan komponen tertentu yang memang punya masalah secara lebih akurat.
Tahap perbaikan maupun penggantian komponen juga bisa segera dilakukan secara valid.
Beberapa komponen yang dapat diperiksa menggunakan peranti diagnostik ini seperti; ball joint, tie rod, rack steer, bushing arm, stabilizer link, shock absorber, maupun lower arm. Barisan komponen itu jelas tidak bisa dideteksi potensi masalahnya secara visual saja.
Sejumlah gerai di kawasan Jabodetabek yang sudah punya peranti deteksi dini itu seperti di bengkel resmi Honda Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Selain itu, bengkel Indonesia Auto yang berlokasi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, serta Fam Auto di Cikunir, Bekasi, Jawa Barat juga sudah dilengkapi peralatan deteksi kaki-kaki tersebut.
Dan untuk mengetahui lokasi lain di berbagai wilayah Indonesia yang punya peranti Kyoto Shacking Machine bisa sambangi situs https://kyoto.co.id. (EW)










