OTODRIVER - Dari beribu tipe oli mesin , tentu yang menjadi pertanyaan banyak pihak adalah, bolehkah menggunakan mesin bensin di mobil bermesin diesel?
Cukup banyak oli mesin dengan berbagai spesifikasi yang ditawarkan di pasaran. Namu karena cukup banyaknya spesifikasi tersebut, tentu muncul ide alternatif penggunaan oli tertentu salah satunya menggunakan oli yang dikhususkan untuk mesin bensin malah digunakan di mobil bermesin diesel.
Dhany Ekasaputra, Promotion Manager & Techincal Support PT Autochem Industry mengatakan, bahwa pada dasarnya bisa-bisa saja lantaran sama-sama pelumas. Namun Dhany mengatakan bahwa tidak akan optimal.
“Tidak akan optimal karena ada perbedaan aditif yang digunakan yang membedakan antara kebutuhan pelumas untuk mesin bensin diesel,” ungkap pria yang pernah jadi wartawan ini.
“Poinnya, Oli diesel perlu aditif untuk menetralkan kandungan sulfur yang tinggi dari bahan bakarnya, sedangkan oli bensin tidak perlu aditif serupa dalam jumlah yang banyak. Kandungan sulfur di bensin sangat rendah sekitar 50 ppm saja,” tambahnya.
Dhany menambahkan bahwa jika mesin bensin dimasukan oli diesel dapat menjadikannya mesin jadi lebih bersih, hanya saja perlu diingat bahwa terdapat aditif untuk menetralkan sulfur yang berlebih akan menjadi butiran halus yang dapat membuat keausan komponen menjadi lebih cepat.
Sedangkan jika kebalikannya, memasukkan oli mesin bensin ke mesin diesel, maka usia pakai oli mesin akan sangat pendek. Hal ini disebabkan lantaran aditif penetral sulfur tidak cukup saat bertemu dengan bahan bakar diesel bersulfur tinggi. (AW).