Tetap di Rumah Sambil Habiskan Waktu Puasa, Ini Panduan Lengkap Cuci Mobil

Tetap di Rumah Sambil Habiskan Waktu Puasa, Ini Panduan Lengkap Cuci Mobil

Karena ada wabah virus Covid-19, kita senua dihimbau untuk tidak bepergian jika tidak penting. Situasi ini membuat sebagian masyarakat menjadi bosan.

Di lain pihak, mobil yang diparkir di garasi rumah mulai berdebu. Mobil juga akan semakin kusam jika dibiarkan tidak terurus, apalagi jika diparkir di tempat yang tidak dilengkapi atap.

Kondisi yang mewajibkan kita tetap di rumah ditambah saat ini sedang bulan puasa bagi umat Islam, tentu mencuci mobil merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat. Waktu terisi dengan tepat guna, mobil pun kinclong.

Berikut kami sajikan hal-hal yang harus Anda perhatikan saat mencucui mobil yang bersumber dari keterangan tertulis Auto2000. Dalam panduan kali ini, bukan saja sekedar mencucui mobil fokusnya, tapi juga bagaimana Anda yang mencuci tetap terjaga kebersihannya juga.

Persiapan Mencuci Mobil

Demi menjaga kesehatan, disarankan untuk menggunakan masker saat cuci mobil dan cuci tangan setelah mencuci mobil, bahkan kalau perlu bisa langsung mandi untuk membersihkan badan. Persiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan seperti kain chamois, kain mikrofiber, sampo mobil, ember, cairan pembersih dan perawatan mobil, interior cleaner, pemoles ban, dan perlengkapan lainnya.

Tahapan Mencuci Mobil

1. Mencuci Eksterior Mobil

Cuci mobil hingga bersih di tempat yang teduh di pagi hari menggunakan air bertekanan supaya mudah dan cepat. Auto Family bisa menggunakan sampo mobil dan dilap menggunakan kain chamois untuk membersihkan kotoran. Jangan lupa kolong mobil mengingat saat ini masih musim hujan dan kotoran menempel di kolong mobil. Pastikan kolong mobil bersih untuk menghindari timbulnya karat.

 

Kain mikrofiber efektif untuk mengeringkan sisa air mencuci mobil dan tidak membuat permukaan bodi mobil menjadi baret. Lap secara merata dan pastikan mobil kering sempurna agar tidak timbul water spot atau jamur di bodi atau kaca mobil. Jalani inspeksi pada bagian yang punya potensi menyimpan air, seperti panel pintu, wiper, tutup tangki, celah gril dan foglamp, serta pertemuan antara pintu dan rangka mobil.

2. Membersihkan Kabin Mobil

Anda bisa memulai dengan mengeluarkan seluruh karpet mobil dan bersihkan dengan siraman air bersih. Keringkan karpet mobil di tempat yang terkena sinar matahari langsung sehingga tidak lembab dan bau. Selanjutnya, pakai vacuum cleaner untuk membersihkan kabin seperti di kolong jok dan dasbor, rongga penyimpanan, dan celah di jok yang punya potensi menyimpan kotoran seperti remahan makanan.

Cover jok mobil berbahan fabric atau kain bisa dilepaskan dan dicuci. Sedangkan cover dengan bahan kulit sintetis tidak perlu dicopot dan cukup diseka bermodalkan air hangat atau interior cleaner dan kain chamois. Interior cleaner juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan noda membandel dan seka dengan kain mikrofiber. Masih memakai interior cleaner, bersihkan pula panel kabin mobil yang sering dipegang seperti setir, tuas transmisi, dan panel pintu untuk membersihkan dari bakteri, kuman dan virus.

3. Membersihkan Bagasi

Jangan lupakan bagasi, terutama untuk mobil jenis sedan seperti Toyota Vios yang bagasinya terpisah. Kalau ada karpet, keluarkan dan cuci dengan sabun dan pastikan kering supaya tidak lembab dan bau. Vacuum cleaner bisa dipakai untuk membersihkan bagasi, perhatikan segala sudut dan celah untuk memastikan tidak ada kotoran. Anda bisa mengaplikasikan interior cleaner untuk membersihkan noda membandel. Angkat dek bagasi dan perhatikan tempat penyimpanan ban serep, siapa tahu ada kotoran menyelinap. Sembari itu, bersihkan permukaan ban serep dan pelek serta periksa tekanan angin ban.

4. Membersihkan Ruang Mesin

Sebaiknya tidak mencuci ruang mesin mobil dengan air bertekanan karena harus berhati-hati dengan sistem kelistrikan mobil yang sensitif guyuran air. Alih-alih ruang mesin bersih, malah terjadi korsleting. Disarankan untuk menggunakan lap biasa yang dibasahkan untuk membersihkan kotoran di ruang mesin. Sembari itu, periksa apakah ada kebocoran cairan seperti oli. Termasuk pula mengecek tabung penyimpan cairan lain seperti minyak rem dan air wiper. Tambahkan bila kurang sekaligus cek dari risiko kebocoran.

Simak Video : VIDEO: Menghindari Malapetaka Pecah Ban

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com