BUS-TRUCK - Teknologi di kendaraan komersial akan lebih banyak berkaiktan dengan unsur safety maupun defensive driving. Apalagi kalau bukan karena sosoknya yang besar, butuh perhatian khusus agar terhindar dari kondisi yang membahayakan. Seperti yang baru saja dirilis sebagai hasil kolaborasi Dunlop dengan Isuzu di Jepang.
Keduanya sepakat memanfaatkan temuan bernama Sensing Core yang dipakai di model truk Isuzu ukuran medium. Nantinya peranti ini akan jadi standar di semua model truk Isuzu.
Fitur keselamatan baru ini secara khusus memperhatikan posisi baut di semua roda truk selama kendaraan berjalan. Proses kerjanya berkaitan dengan fitur lain bernama DWS atau Deflation Warning System sebagai sensor tekanan angin di ban.
Analisa kecepatan roda, rotasi roda, dan kontrol manuver kendaraan digabungkan dengan data tekanan udara, kondisi tapak, beban muatan dan kondisi merupakan bagian yang terintegrasi diolah datanya oleh sistem yang juga menyertakan posisi semua baut roda sebagai rangkaian data yang dipantau konsisten oleh DWS.
Baca juga: Menjajal Isuzu Link di Traga AC, Pemilik Armada Bisa Pantau Kendaraan Secara Realtime
Baca juga: Isuzu Raih 1.180 SPK Di GIIAS 2026, Elf Jadi Penopang Utama
Jika terdeteksi adanya gerakan yang oleh sistem dianggap anomali maka sensor akan mengirim sinyal untuk membunyikan alarm yang didengar oleh pengemudi.
Tujuan adanya fitur keselamatan ini bukan hanya untuk melindungi keselamatan berkendara dari pengemudi dan kendaraanya saja. Perlindungan atas pemakai jalan lain juga jadi pendorong tersedianya fitur ini. Terlebih bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda.
Karena berdasarkan temuan Isuzu, meskipun ecara rutin pengemudi truk sudah memeriksa kondisi kekencangan baut masih sangat terbuka peluang adanya baut roda yang kendor saat kendaraan melaju. (EW)












