BUS-TRUCK – Toyota melalui Toyota Gazoo Racing (TGR) nampaknya seperti tahun lalu, akan berusaha sekuat tenaga menjadi yang terbaik di ajang Dakkar Rally 2026.
Boleh jadi itu sudah jadi sumpah dari TGR terus berupaya hadir dengan kendaraan yang performanya lebih baik secara signifikan dibandingkan balapan sebelumnya.
Untuk tahun ini, reli legendaris itu menyediakan jarak tempuh 8.000 kilometer, lebih panjang dari jarak tempuh tahun 2025 yang sejauh 7.700 kilometer. Semuanya dilakukan di wilayah padang pasir Arab Saudi.
Dari grup Toyota masih belum ada perubahan tim, ada empat tim; Toyota Gazoo Racing, Toyota Gazoo Racing South Africa (TGRSA), Team Land Cruiser Auto Body (TLC), dan Hino Team Sugawara.
Untuk tim TGR dan TGRSA akan mengandalkan besutan yang masih bernama resmi GR DKR Hilux Evo. Versi terbarunya memakai sasis tubular desain terbaru, lebih ringan sekaligus lebih kokoh. Selain itu lebih mudah juga jika harus direparasi jika ada kecelakaan.
Baca juga: Mencoba Keganasan Ford Ranger Raptor 3.0 V6 Di Lintasan Offroad
Baca juga: Ford Sediakan Skema Sewa Untuk Pemakaian Di Area Tambang
Dalam perhelatan yang dimulai tanggl 3-7 Januari 2026 itu dipakai mobil dengan bobot total 2.010 kilogram. Sesuai dengan regulasi FIA soal bobot kosong minimal.
Pembangkit daya yang dipakai untuk balapan tahun ini diboyong dari Land Cruiser 300 berkode V35A. Mesin bensin 3.500 cc dengan turbo ganda itu bisa hasilkan tenaga sebesar 354 hp (5.300 rpm).
Target tim ini di Dakkar Rally sangat ambisius, jadi juara untuk melengkapi trofi nomor satu yang pernah di raih pada tahun 2019, 2022, dan 2023.
Tak tanggung-tanggung, ada tiga driver yang kawakan di ajang reli legendari itu. Ada Henk Lategan, Seth Quintero, dan Toby Price. Ketiganya sudah punya pengalaman panjang di ajang Dakkar Rally sebelumnya. (EW)
Semua data performa dari Dakkar Rally akan dijadikan materi pengembangan Hilux maupun Land Cruiser (Foto : Toyota)










