BUS-TRUCK - Kawasan Eropa memang sudah jadi satu wilayah dengan serapan bus non fosil paling atraktif dalam dua tahun terakhir. Bahkan banyak pemerintah kota di berbagai negara yang sudah menyepakati kontrak pengadaan bus bertenaga listrik, hybrid, maupun yang memanfaatkan hidrogen.
Tak ayal, banyak pabrikan yang merangsek agresif ke pasar bus di Benua Biru itu, seperti dikutip dari laman Sustainable Bus, jumlah bus listrik baru yang terdaftar beroperasi selama periode bulan Januari-September 2026 sebanyak 8.633 unit. Ada kenaikan jumlah sebesar 37,6 persen.
Sementara jumlah keseluruhan bus dengan bobot kosong 3,5 ton di selruruh wilayah Eropa jumlahnya yang terdaftar sebanyak 32.695 unit.
BYD adalah salah satu nama yang tegiur ikut bersaing di pasar bus tenaga listrik di Eropa, pada Euro Bus Expo 2026 di London, Inggris (3–5/11/2026), merilis model terbaru dengan kode C12 DUO.
Bus yang untuk tahap awal diarahkan untuk masuk terlebih dulu ke pasar Inggris Raya itu diklaim punya Jarak tempuh sampai 547 kilometer.
Pihak BYD sendiri meyakini bahwa untuk bus listrik sudah bukan lagi wacana masa depan, "Transisi nol emisi untuk kendaraan angkutan penumpang sudah menjadi kebutuhan saat ini," sumbar Managing Director, BYD UK Commercial Vehicles, Frank Thorpe.
Dilanjutkan lagi oleh Frank, kehadiran C12 DUO bukan hanya untuk meneuhi kebutuhan transportasi jarak pendek, jangkauan antar kota ke seantero Eropa sudah bisa dilakukan pula.
BYD C12 DUO, di Eropa masih golongan kendaraan Class II, punya kemampuan untuk beroperasi sebagai bus pengumpan di area urban dan juga mampu melintasi rute regional.
Panjang keseluruhannya 12 meter, bisa mengangkut sampai 57 penumpang, dengan sodoran ruang bagasi keseluruhan 4 meter kubik.


Baca juga: MAN Bikin Tes Bus Kota Tanpa Sopir di Jalur Harian
Baca juga: VinFast Akan Dominasi Bus Listrik di Hanoi
Diperkuat paket baterai LFP Blade, dua opsi kapasitasnya 429 dan 495 kWh, dimana keduanya punya masa garansi sampai 15 tahun pemakaian. Paket baterai, seperti umumnya kendaraan komersi tenaga listrik asal Tiongkok saat ini didesain untuk terintegrasi dengan sasis bus.
Desain seperti itu secara langsung ikut membuat struktur dasar bus menjadi lebih kokoh sekaligus bisa menekan bobot total bus. Kali ini diklaim juga ada pengurangan bobot sampai 8 persen dibandingkan model terdahulu.
Selain menyodorkan C12 DUO, BYD juga menghadirkan model BD11 yang berjenis double-decker, dengan spesifikasi yang khusus sesuai jalur di kota London yaitu panjang 11 meter dan model low floor serta bisa angkut 85 penumpang sekaligus. Diperkuat juga paket baterai LFP Blade 541 kWh yang mamp;u mendorong bus melaju sampai jarak 547 kilometer dengan sekali isi daya listrik.
Saat ini berbagai model serta varian bus listrik dengan jenama BYD yang beroperasi di seluruh area Inggris Raya selama 10 tahun terakhir sudah sebanyak 3.000 unit. (EW)











