OTODRIVER - Ferrari Luce menjadi mobil listrik pertama pabrikan asal Maranello, Italia itu.
Dari sisi penampilan ia cukup unik, EV 4 doors ini lahir dari rancangan ex desainer Apple, Jony Ive.
Melalui firmanya LoveForm, Sir Jonathan Ive menangani desain eksterior ataupun interior dari mobil dengan lima bangku ini.
Mengutip dari Carscoops, Ferrari tidak main-main dalam debut perdananya di dunia elektrifikasi murni. Sebuah langkah yang tidak biasa dari pengkultusan sebuah Ferrari pun hadir.
Maranello memutuskan untuk ‘bereksperimen’ dengan EV empat pintu, lima tempat duduk yang harus tetap memiliki wow factor sehingga mampu membuat orang menoleh ataupun berdecak saat mencobanya.
Senyap Namun Buas
Rumor tentang mobil listrik Ferrari sudah sering berhembus sebelumnya. Namun seolah ada hal yang menahan Maranello untuk mengulur waktu untuk masuk ke era listrik.
Dengan masuknya mereka era baru ini, tentu bukan hal yang mudah. Jika semula imej Ferrari identik dengan hal-hal yang gahar dan sangar, namun perihal Luce ini harus mulai berdamai dengan sesuatu yang baru. Luce adalah supercar senyap namun tetap menyengat dalam hal performa.
Ferrari Luce pun hadir dengan menawarkan kebuasan performa. Ia memiliki 4 motor listrik yang mampu mengail total daya 1.035 hp. Performanya pun cukup horror, ia mampu berakselerasi 0-62 mil (1-100 km/jam) hanya dalam 2,5 detik saja.

Desain
Luce hampir seluruhnya dibentuk oleh LoveFrom, studio yang didirikan oleh Jony Ive dan Marc Newson bersama setelah meninggalkan Apple.
Bagi Ferrari, menggunakan rumah desain eksternal bukanlah hal baru. Nama seperti Pininfarina atau Bertone telah menjadi jejak sejarah bagi brand berlogo kuda jingrak itu
LoveFrom diberi kebebasan untuk mengerjakan sesuatu yang benar-benar tidak konvensional daripada menyempurnakan template yang sudah ada.
Ferrari dalam memberi penyegaran tematis pun cukup berhasil. Karakter desain Luce berbeda dengan model Ferrari yang pernah ada. Kesan sangar pun jadi barang langka dan digantikan dengan kesan kekinian yang unik.
Tapi perlu diingat bahwa pada kenyataannya, tanpa lencana Ferrari, mungkin akan sulit bagi kebanyakan orang awam untuk menghubungkan mobil ini dengan merek Kuda Jingkrak.
Masih seputar desain, bagian fascia Luce sekilas mendownload ide dari Dodge Charge Daytone EV dengan adanya rongga di area depan untuk membuatnya jadi aerodinamis. Tapi kesan Ferrari terasa sepi di bagian ini.
Pada bagian belakang, jejak desain tradisi lebih terasa. Ferrari menyebut 360 Modena dan 458 Italia sebagai inspirasinya, dan mungkin di sinilah ikatan terkuat dengan DNA merek benar-benar terlihat.

Melebarkan Portfolio
Dalam bahasa Italia Luce berarti cahaya dan kehadirannya bukan dimaksudkan sebagai pertanda kematian bagi teknologi lama yakni mesin bakar dan hibrida.
Luce merupakan portfolio baru bagi Ferrari untuk mengikuti perkembangan yang ada saat ini. Sebuah moment di mana Maranello mampu membuat sebuah EV bertenaga monster yang mampu menampung pengemudi dan empat penumpang sekaligus.

Tanggapan Umum
Sesuatu yang baru selalu membawa pro dan kontra, demikian juga dengan Luce. Jika melihat dari tanggapan media Eropa dan Amerika. InsideEV menyebutkan bahwa Luce akan disukai sekaligus dibenci banyak orang.
Media seperti Car and Driver pun menyebut bahwa Luce merupakan mobil 4 pintu yang unik dan hanya punya jarak tempuh 500-an kilometer. Mobil ini pun tidak sepenuhnya mencerminkan ciri khas Ferrari. Bahkan ia lebih mirip Lotus Elise yang sedikit didesain ulang.
Nah, Apakah Anda suka atau sebaliknya? (SS)












