Mengenal Charger Yang Digunakan Oleh Mobil Balap Formula E

Sistem pengisian daya tentu menjadi pemeran penting pada mobil balap Formula E. S
Penulis: Aditya Widiutomo
Minggu, 4 Juni 2023 10:00 WIB
Mobil Listrik - Mengenal Charger Yang Digunakan Oleh Mobil Balap Formula E
Bagikan ke:

Sistem pengisian daya tentu menjadi pemeran penting pada mobil balap Formula E. Sistem pengisian daya menjadi komponen untuk mengisi kapasitas baterai layaknya bahan bakar pada mobil bermesin bensin konvensional.

Pada ajang balap Formula E, ABB ditunjuk menjadi sponsor utama sekaligus menjadi Official Charging Partner di musim ini. Perusahaan yang berfokus pada sektor teknologi dan energi ini tentu menyediakan fasilitas sistem pengisian daya baterai untuk mobil balap Formula E.

Foto - Mengenal Charger Yang Digunakan Oleh Mobil Balap Formula E

Dan, kami berkesempatan untuk bertemu langsung dengan perangkat pengisian daya tersebut yang dinamai Spark Gen 3. Charger ini bersifat portable dan dimensinya cukup ringkas. Dimensi tinggi 1.520 mm, lebar 1.150 mm, dan panjang 850 mm. Bobotnya sendiri mencapai 450 kg.

Bas Berix, Project Manager ABB, mengatakan, charger buatan ABB untuk Formula E ini memiliki dua outlet. Jika digunakan satu outlet, dayanya bisa mencapai 160 kW. Sementara jika keduanya digunakan, masing-masing menghasilkan 80 kW.

"Konektornya menggunakan tipe CCS2, sama seperti kendaraan listrik pada umumnya. Output yang dihasilkan bisa mencapai 200A dan 920V," ujar Bas, saat ditemui di ajang balap Formula E yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (3/6).

Charger ini merupakan generasi ketiga. Dan tentunya generasi ketiga ini lebih hebat dibandingkan generasi sebelumnya.

"Dengan Gen2, charger yang digunakan, mekanik harus memakai perlengkapan keamanan, seperti kacamata, sarung tangan, dan lainnya. Mereka juga tidak diizinkan menyentuh mobil, Sedangkan pada Gen 3, mekanik bisa mengerjakan sesuatu pada mobil, meskipun dalam kondisi sedang dicas. Jadi, tidak jauh berbeda dengan mobil listrik pada umumnya,” tambahnya.

Lebih lanjut lagi, Bas menjelaskan bahwa waktu pengisian daya Gen 3 ini jauh lebih singkat dibandingkan Gen 2.

“Kalau di Gen 3, waktu pengisian dari 0 hingga 100 persen hanya membutuhkan waktu 45 menit. Sedangkan di Gen 2 butuh waktu 2 jam,” tutupnya.

ABB Spark Gen 3 ini mengadalkan soket CCS 2. Artinya, soket pengisian daya ini sama dengan mobil listrik yang beredar pada umumnya. Bahkan pada ajang balap Formula E ini, charger tidak hanya digunakan untuk mengisi daya mobil balap saja, tetapi mobil safety car juga menggunakan charger yang sama.

#formula-e #charger

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.