Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.
Penulis: Erie W. Adji
Selasa, 10 Maret 2026 15:00 WIB
Berita - Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

Harga produk BYD untuk OTR Jakarta belum ada perubahan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pemerintah telah mencabut insentif tarif bea masuk nol persen dan keringanan pajak (PPnBM-PPN), untuk mobil listrik yang diimpor (CBU). 

Pemberlakuannya mulai tanggal 1 Januari 2026 yang lalu, yang kemudian memicu beragam asumsi yang menyebutkan bakal ada kenaikan dari harga mobil listrik setidaknya mulai 10 persen. 

Dihentikannya insentif itu akan memuat mobil listrik yang diimpor secara utuh akan dikenai cukai bea masuk 50 persen, kemudian dikenakan juga PPnBM 15 persen, serta PPN 11 persen. 

Namun sejumlah APM mobil listrik seperti BYD masih tetap mempertahankan harga seperti saat insentif masih diterima. Seperti diungkapkan oleh Head of Marketing, PR & Government BYD Indonesia, Luther T. Panjaitan yang ditemui langsung pekan ini (9/3).

Ia menyebutkan bahwa sampai saat ini pihaknya masih mempertahankan harga sejumlah model BYD. Sebut saja Atto1 Dynamic, yang jadi model BYD terlaris saat ini, masih dibanderol dengan harga Rp199 Juta (OTR Jakarta).  

Sejurus kemudian Luther juga menjabarkan bahwa soal insentif yang diterima sebelumnya bagi BYD hanya salah satu faktor dari pembentuk harga yang disodorkan ke konsumen akhir.

Selain itu, masih menurutnya, pemerintah juga sebenarnya tak sepenuhnya mencabut keringanan yang akan diterima oleh peminat mobil listrik. 

Misalnya untuk wilayah Jakarta, pembebasan peraturan ganjil genap, selain itu masih ada keringanan BBNKB tiap tahun. 

Dari sisi konsumen, Luther juga menggambarkan bahwa konsumen sudah tidak begitu memperhatikan soal insentif selain pemanfaatan kendaraan listrik itu sendiri. 

Dipungkaskannya, pihak BYD Indonesia masih melakukan impor atas sejumlah model yang memang masih belum akan dirakit di Indonesia. 

Sampai per Februari berikut harga model-model BYD secara OTR Jakarta: 

Dolphin; Dynamic 410 km-Rp369 juta, Superior 490 km-Rp429 juta.

Atto 3; Advanced Standard-Rp390 juta, Advanced Plus-Rp 415 juta.

Seal; Extended Range-Rp 639 juta, Performance AWD 3,8s-Rp 750 juta.

M6; Standard-Rp383 juta, Superior-Rp423 juta, Superior Captain Seat-Rp433 juta.

Atto 1; Dynamic-Rp199 juta, Premium-Rp 235juta.

Denza D9; FWD-Rp950 juta. (EW)

Foto - Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya
Harga Denza B5 diperkirakan akan menyentuh kisaran Rp1 miliar (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

#harga #byd

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.