OTODRIVER - Pasar SUV listrik di Indonesia kini semakin ramai dengan hadirnya dua pemain baru asal Tiongkok, yakni MG S5 EV dan Jaecoo J5 EV.
Keduanya sama-sama bermain di segmen SUV kompak lima penumpang dengan banderol yang relatif kompetitif.
Namun secara teknis, keduanya punya pendekatan berbeda dalam menawarkan pengalaman berkendara maupun efisiensi penggunaan harian.
MG S5 EV tampil sebagai SUV listrik yang lebih berorientasi pada pengendaraan dan ruang kabin, sementara Jaecoo J5 EV lebih fokus menawarkan fitur serta value for money di kelasnya.

Secara dimensi, MG S5 EV memiliki bodi lebih panjang dengan ukuran 4.476 mm dan wheelbase 2.730 mm.
Sementara Jaecoo J5 EV hadir dengan panjang 4.380 mm dan wheelbase 2.620 mm.
Artinya, MG menawarkan jarak sumbu roda lebih panjang yang berpotensi memberikan kabin belakang lebih lega serta stabilitas lebih baik saat melaju di kecepatan tinggi.
Di sisi lain, Jaecoo J5 justru unggul dari sisi lebar bodi. SUV ini memiliki lebar 1.860 mm, sedikit lebih besar dibanding MG S5 EV yang berada di angka 1.849 mm.
Efeknya terasa pada area bahu penumpang dan kesan kabin yang lebih “gemuk”.
Masuk ke sektor performa, Jaecoo J5 EV terlihat lebih superior di atas kertas. Motor listriknya menghasilkan tenaga 207 hp dan torsi 288 Nm.
Angka tersebut melampaui MG S5 EV yang mengandalkan tenaga 168 hp dengan torsi 250 Nm. Bahkan akselerasi 0–100 km/jam Jaecoo diklaim mampu tuntas dalam 7,3 detik.
Namun MG S5 EV punya keunggulan menarik dari sisi konfigurasi penggerak.
Khusus tipe Ignite dan Magnify yang berhadapan langsung dengan J5, SUV ini menggunakan layout Rear Wheel Drive (RWD), sesuatu yang masih cukup jarang di kelas SUV listrik kompak harga terjangkau.
Konfigurasi tersebut membuat distribusi bobot lebih seimbang sekaligus menjanjikan karakter pengendaraan yang lebih fun.
MG juga membekali suspensi belakang multi-link untuk menunjang kenyamanan dan handling.
Sementara Jaecoo J5 EV mengedepankan performa instan dan efisiensi penggunaan harian.
Mobil ini dibekali baterai 60,9 kWh dengan klaim jarak tempuh mencapai 461 km.
Kapasitas tersebut lebih besar dibanding MG S5 EV varian Ignite dan Magnify yang memakai baterai 49 kWh dengan jarak tempuh 415 km.
Jika melihat data tersebut, Jaecoo J5 EV memang lebih unggul dalam hal rasio tenaga dan daya jelajah.
Kombinasi motor lebih bertenaga dan baterai lebih besar membuatnya terlihat lebih menarik bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi perjalanan jarak jauh. (AW)











