OTODRIVER - Tahun ini kita akan kehadiran dua pemain baru yang datang dari Geely Group, yakni Zeekr dan Lynk&Co.
Salah satu group raksasa otomotif asal China ini mengaku cukup percaya diri akan kesuksesan dua produknya dan mereka merencanakan akan melakukan perkenalan pada pertengahan tahun ini dan segera setelahnya kita bisa merasakan impresi pertama dari mobil ini.
Vice President Geely Automotive International Corporation, Evin Ye mengatakan bahwa kedua keduanya merupakan brand premium, namun punya segmentasi dan target yang beda.
“Zeekr bisa dikatakan sebagai brand yang menduduki posisi tertinggi, lebih premium dan mewah. Sedangkan Lynk & Co ditempatkan sedikit di bawah Zeekr,” terang Ye saat ditemui di PIK2 Tangerang, Banten belum lama ini.
Zeekr pernah punya sejarah di Indonesia, di mana pada 2024 silam pernah masuk ke Indonesia melalui gerbang importir umum. Walau demikian ternyata Lynk & Co merupakan label yang sudah lebih dulu lahir alias lebih senior dari Zeekr.

Lynk & Co muncul pada 2016 dan merupakan hasil dari joint venture dengan Volvo. Tak heran jika kemudian ia mewarisi beberapa ciri dari pabrikan Swedia itu, tentunya bagian keselamatan (safety). Dari sinilah Lynk & Co mampu membranding diri sebagai salah satu pabrikan mobil Tiongkok dengan tingkat keselamatam tertinggi.
Sedangkan Zeekr baru hadir pada 2021, namun langsung ditempatkan pada segmen yang lebih tinggi dengan kelas kemewahan dan premium yang dibungkus demngan desain nan futuristik.
Walaupun lebih muda, tapi pada akhir 2024 silam, Zeekr mengakusisi Lyn & Co dengan kepemilikan saham 51 persen. Sedangkan sisanya dimiliki oleh Geely Automobile.
Akusisi Zeekr terhadap Lynk & Co ini merupakan restrukturisasi perusahaan yang menjadi bagian dari langkah reorganisasi Geely Holding Group. Tujuannya untuk menyatukan merek-merek kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) agar mampu mereduksi tumpang tindih produk. Dengan demikian akan lebih efisien dalam biaya dan mampu mensinergikan R&D.
Akusisi ini ini menjadikan Zeekr memiliki kendali pada Lynk & Co, meskipun demikian Lynk & Co tetap beroperasi secara terpisah. (SS)










