OTODRIVER - Pada beberapa mobil, khususnya yang dipasarkan secara global dan masuk secara utuh (CBU) ke Indonesia maka sering ditemui bahwasanya kaca yang digunakannya punya perbedaan warna.
Kaca depan (windsheild) dan kaca depan samping punya warna lebih terang dibandingkan dengan kaca yang digunakan di bagian belakang. Kaca gelap yang ada di belakang ini sering disebut sebagai privacy glass.
Mengutip dari keycar.co.uk, sesuai dengan namanya, tujuan penggunaan kaca yang lebih gelap ini adalah memberikan privasi penumpang yang ada di dalam mobil tersebut.
Kegunaan lainnya adalah faktor keamanan di mana dengan pandangan yang lebih terbatas memungkinan orang di luar mobil lebih sulit melihat kondisi di dalam kabin.
Selain itu juga kenyamanan. Dengan cahaya lebih lebih sedikit, maka intensitas sinar matahari lebih minim masuk ke dalam kabin dan kabin menjadi lebih sejuk.

Sedangkan untuk kaca bagian depan sengaja diberi warna lebih terang lantaran faktor keselamatan dan visibilitas.
Privacy glass secara umum menggunakan kaca yang ditambahkan pigmen khusus saat kaca dibuat, jadi bukan karena menambahkan kaca film.
Mengenai tingkat kegelapannya, sangat tergantung pada pembuat mobil. Sebagai contoh, General Motors (GM) menggunakan tingkat kegelapan pada bagian privacy glass sekitar 70-80%.
Kemunculan privacy glass dimulai saat pabrikan mobil khususnya GM bereksperiment membuat kaca yang mampu mengurangi silau pada tahun 40-an.
Pada era 40-50-an, GM memberi opsi kaca berwarna (factory tint) pertama kalinya. Kaca ini punya ciri warna lebih hijau dibandingkan kaca biasa.
Kaca tint ini disebut EZ Eye dan biasanya ditawarkan untuk model trim level tinggi.
Kemudian pada 1958, Cherovet dengan Impala memperkenalkan ide yang tidak lazim saat itu, dengan menawarkan kaca yang punya tingkat kegelapan berbeda untuk bagian belakang.
Dari sinilah beberapa sumber mengatakan bahwa Impala 1958 menjadi mobil pertama yang menggunakan privacy glass.
Menurut American Ceramic Society.com. dari sisi biaya, penggunaan kaca privasi ini lebih mahal dibandingkan kaca bening biasa.
Sehingga timbul anggapan di masyarakat, bahwa penggunaan kaca privasi ini menjadikan tempilan lebih unik, mewah dan juga keren. (SS)











