OTODRIVER - Kehadiran VinFast di Tanah Air selain memboyong beragam model kendaraan listrik juga menyediakan ekosistem elektrifikasi yang komperhensif. Selain ada jaringan pengisian ulang daya listrik ada juga jaringan moda transportasi umum bertenaga listrik dengan nama Green SM sejak tahun 2024.
Di ajang GIIAS 2026 VinFast bersama Green SM menyediakan skema kepemilikan inovatif bernama Rent to Own yang dinamai "Sewa Jadi Cuan".
Deputy CEO for Sales & Network VinFast Indonesia, Lisa Wijaya, dalam penjelasannya di sela ajang GIAS 2026 menyebutkan bahwa inovasi dari VinFast dan GreenSM itu punya tujuan lebih memudahkan masyarakat yang ingin memiliki kendaraan listrik VinFast sekaligus menjadikannya sebagai sarana memperoleh pemasukan.
Disebutkannya lagi, masyarakat yang berminat bergabung dengan program tersebut bisa diawali menyediakan uang muka atau deposit ringan sebesar Rp1 juta sebagai inisiasi untuk bisa mendapatkan unit mobil listrik VinFast pilihan mereka.
Lebih lanjut, masih menurut Lisa, program "Sewa Jadi Cuan" dihadirkan sebagai upaya sebuah opsi menyewa kendaraan merupakan keputusan untuk memiliki aset yang produktif secara finansial.

Seleksi, pendampingan, serta pelatihan intensif dari Green SM
Dalam kesempatan yang sama, Green SM Platform merinci lebih lanjut atas program kepemilikan berjangka itu.
Secara umum syaratnya kepesertaan serupa menjadi mitra pada platform operasional sewa kendaraan daring pada umumnya.
Berawal pada ketersediaan dokumen pendukung seperti; SIM, SKCK, dan sejumlah dokumen penunjang lain yang diperlukan.
Khusus untuk SIM, wajib memiliki SIM A Umum dan pihak Green SM juga akan memfasilitasi bagi calon peserta program untuk melakukan perubahan kepemilikan SIM A reguler menjadi SIM A Umum.
Untuk batas usia peserta dimulai dari usia 22 tahun sampai 55 tahun. Mereka nantinya akan terikat dalam kontrak kerjasama sampai 5 tahun.
Selain itu, agar lebih memiliki kecakapan dalam mengemudi, pihak Green SM juga akan melakukan pelatihan intensif. Dalam prosesnya nanti akan melibatkan tahapan seperti uji tulis, tes secara daring, sampai test drive itu sendiri.
Semua akan dilakukan secara simultan berdasarkan antrean peserta yang ada.
Kemudian Green SM menegaskan bahwa jika ada dalam satu tahap seleksi ada peserta yang dianggap tidak memenuhi syarat maka proses seleksinya tidak akan berlanjut. Dimaksudkan agar peserta yang bisa melewati semua tahap verifikasi kecakapan yang seharusnya dimiliki oleh mitra Green SM.
Setiap peserta juga akan mendapatkan pelatihan untuk eksplorasi platform Green SM untuk bisa memaksimalkan kendaraannya guna mendapatkan pendapatan yang memadai.
Kendaraan yang disediakan Green SM bagi peserta program "Sewa Jadi Cuan" pada tahap awal adalah Nerio Green, dengan rencana untuk juga menyediakan Limo Green di masa mendatang. (EW)











