OTODRIVER – Kehadiran Changan Deepal S05 di Indonesia langsung memboyong dua pilihan sekaligus yakni Deepal S05 BEV (Battery Electric Vehicle) dan Deepal S05 REEV (Range Extended Electric Vehicle).
“Deepal S05 merupakan wujud komitmen Changan dalam memperluas adopsi kendaraan energi baru di Indonesia. Dengan menghadirkan pilihan BEV dan REEV, kami memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas mereka,” terang CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya saat dijumpai dalam acara media gathering 2 Juli kemarin.
“Baik untuk penggunaan harian dengan kendaraan listrik murni maupun perjalanan jarak jauh dengan dukungan REEV, kami percaya Deepal S05 dapat mendukung transisi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi mengatakan menghadirkan dua varian berbeda teknologi ini salah satunya dimaksudkan untuk memperluas penetrasi pasar kendaraan energi baru (NEV) di Indonesia, sekaligus menjangkau lebih banyak segmen konsumen, mulai dari pengguna urban hingga pengguna mobilitas lintas kota.
“Changan memberikan kebebasan kepada konsumen untuk memilih solusi kendaraan listrik yang paling sesuai dengan kebutuhannya,” sebut Ridjal.
REEV Sebagai jembatan transisi
Range Anxiety menjadi salah satu kendala besar bagi pengguna EV. Rasa was-was akan kehabisan daya di tengah jalan menjadi salah satu alasan utama yang menghalangi proses adopsi penggunaan mobil listrik murni.
Selain itu, walau infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrk umum (SPKLU) terus digeber, namun dirasa belum benar-benar mencukupi penggunaan NEV (New Energy Vehicle) hingga daerah pelosok. Boleh dikatakan bahwa saat ini BEV merupakan mobil yang identik dengan kendaraan kota yang punya sarana SPKLU yang memadai.
“Perlu teknologi yang menjembatani kendaraan konvensional dan kendaraan listrik murni. Karena itu maka kami hadirkan REEV sebagai solusi untuk menjembatani hal tersebut. Boleh dikatakan bahwa REEV adalah mobil yang sensasinya paling mendekati BEV tapi tanpa ada range anxiety,” tambah Ridjal.
“Salain itu, mesin S05 REEV ini juga hanya menggunakan bahan bakar bensin ron 92, yang artinya mudah didapat,” imbuhnya.

Cara Kerja REEV
REEV merupakan salah satu bagian dari jenis kendaraan hybrid. Ia memiliki mesin bakar, motor listrik dan baterai. Karena baterainya bisa dicharge, maka ada beberapa yang mengganggapnya sebagai opsi dari mahzab kendaraan PHEV (plug-in hybrid electric vehicle).
Mengutip dari Horsepowertrain.com, REEV disebut demikian, kendaraan ini menggunakan mesin bensin hanya sebagai generator untuk mengisi daya baterai saat berkendara yang memperpanjang jangkauan berkendara. Jadi mobil sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik (electric driven). Artinya jenis hybrid yang digunakannya adalah seri.
Hal ini yang membedakannya dengan pengertian umum dari PHEV yang umumnya menggunakan sistem hybrid pararel atau mesin bakar masih memberikan kontribusi untuk menggerakkan kendaraan selain melakukan pengisian.
Dalam hal ini REEV punya feel berkendara dengan BEV yang dikenal halus dan punya torsi maksimal yang bisa dikeluarkan sejak motor listrik berputar.
REEV Pertama di Indonesia
Changan Deepal S05 saat ini mencatatkan diri sebagai REEV pertama yang hadir di Indonesia. Ia menjadi mobil hybrid seri yang bisa dicolok kabel charge pertama di Indonesia.
Versi hybrid seri ini sudah ditemui pada Nissan dengan Kick e-Power, Serena e-Power dan juga Xtrail e-Power. Tapi keluarga Nissan ini tidak rechargeable dan hanya mengandalkan isian daya dari mesin saja. (SS)











