OTODRIVER - Langkah untuk menghadirkan produk elektrifikasi di Indonesia sepertinya jadi bagian dari strategi Hyundai. Pabrikan dari Korea Selatan ini terendus tengah mempersiapkan Staria Hybrid di tanah air.
Mengutip informasi dari katadata.com, nama Hyundai Staria Hybrid telah tercatat di data Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 11 Tahun 2026.
Pada lembar peraturan tersebut nampak dua model Staria HEV yakni Staria Signature 1.6T HEV (4X2) AT dan Staria 1.6T HEV (4X2) AT. Lebih menarik lagi, pada lembar tersebut di muncul juga Staria VIP EV yang disinyalir merupakan jenis listrik murni.
Staria Signature 1.6T HEV tercatat dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Rp 535 juta. Kemudian Staria VIP 1.6T HEV sebesar Rp 456 juta. Sedangkan Staria VIP EV dicantumkan dengan NJKB Rp 615 juta.
Apakah model elektrifikasi Hyundai ini akan segera mengaspal di Bumi Nusantara ini?
Head of Public Relation, PT Hyundai Motors Indonesia (HDMI), Rouli Sijabat buka suara terkait hal ini.
“Mendaftarkan produk ke institusi terkait di Indonesia merupakan hal yang wajar dilakukan, termasuk Hyundai. Hal ini dilakukan untuk berbagai kepentingan salah satunya adalah studi pasar,” terang Rouli saat dihubungi Otodriver, Senin (15/06/2026).
“Apakah kemudian barang tersebut akan benar-benar dipasarkan di Indonesia, itu akan sangat tergantung dengan hasil studi yang dilakukan apakah sesuai dengan kebutuhan pasar di sini dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Staria Hybrid
Hyundai Staria Hybrid atau HEV untuk pertama kalinya meluncur di Korea Selatan dan berapa pasar lainnya pada 2024 silam.
MPV hybrid bongsor ini mengkaryakan bensin empat silinder Smartstream 1,6 liter turbocharged, sama dengan yang digunakan pada Santa Fe HEV. Mesin bensin ini diakurkan dengan sebuah motor listrik sebagai sistem elektrifikasinya. Mesin dihubungkan dengan transmisi otomatis enam percepatan.
Menggambil data Hyundai Global, mesin ini bisa menghasilkan tenaga hingga 178 hp dengan tosi maksimal 265 Nm. Sementara motor listriknya punya tenaga 72 daya kuda dengan torsi maksimal 304 Nm. Output gabungan mencapai 242 daya kuda dengan torsi maksimal 367 Nm.
Dari keluarga besar Staria, varian ini adalah model yang paling bertenaga. Sedangkan untuk konsumsi BBM-nya di angka 7,7 liter/100km alias 12,9km/liter.
Staria EV/ Staria Electric
Model Staria Electric ini mulai diperkenalkan pada awal 2026 di Brussels, Belgia dan mulai dipasarkan di Eropa dan Korea Selatan pada paruh pertama tahun ini.
Model paling bontot di keluarga Staria ini ditenagai baterai 84 kWh, menghasilkan tenaga 216 PS (160 kW) dengan torsi 350 Nm ke penggerak roda depan (FWD).
Jarak tempuh maksimalnya mencapai 400 kilometer untuk sekali pengisian penuh. Mobil ini dibekali demgan Pengisian Cepat (DC Fast Charging) dengan kemampuan mengisi 10% - 80% dalam waktu sekitar 20 menit pada kondisi ideal. (SS)











