OTODRIVER – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mulai membuka jalan bagi konsumen yang ingin meminang SUV listrik terbarunya, Neira. Model tujuh penumpang ini akan memasuki tahap pemesanan awal (pre-booking) di ajang Gaikindo Auto Week (GAW) 2026.
Langkah ini menjadi tahapan penting sebelum Neira resmi dipasarkan di Indonesia. Sebelumnya, Hyundai telah memperkenalkan model tersebut dalam bentuk prototipe di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan Neira dikembangkan dengan mempertimbangkan karakter konsumen tanah air yang masih membutuhkan kendaraan berkapasitas besar.
“Sebagai pelopor kendaraan listrik di Indonesia sejak 2020, kami juga ingin memperkuat kepemimpinan di segmen EV melalui Neira yang dirancang sesuai karakter konsumen Indonesia,” ujarnya dalam acara Hyundai Media Update: Road to GAW 2026 di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Pria yang akrab disapa Frans ini memastikan pemesanan awal Neira dibuka selama pameran berlangsung. Namun, harga resminya belum diumumkan.

Diproduksi di Cikarang dengan TKDN di Atas 60 Persen
Neira bukan sekadar model baru untuk memperluas pilihan kendaraan listrik Hyundai. Mobil ini juga menjadi bagian dari strategi pemanfaatan fasilitas produksi Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) di Cikarang, Jawa Barat.
Hyundai memastikan Neira akan diproduksi di fasilitas tersebut. Menurut Frans, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Neira akan melampaui 60 persen. Capaian TKDN tersebut turut didukung oleh fasilitas produksi baterai Hyundai di Karawang, Jawa Barat, yang akan memasok baterai untuk Neira.
Produksi lokal ini tidak hanya ditujukan untuk pasar domestik. Frans mengungkapkan, Neira juga disiapkan untuk pasar ekspor setelah kebutuhan konsumen Indonesia terpenuhi. (SS)











