OTODRIVER – Penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), turut mendorong peningkatan permintaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya untuk produk BBM jenis subsidi Pertalite dan Pertamax Turbo RON 98. Kenaikan konsumsi tersebut terjadi di sejumlah SPBU yang berada di jalur perlintasan pengunjung menuju lokasi balapan.
Dany Hutama Aji, Sales Area Manager Retail NTB Pertamina Patra Niaga, mengungkapkan bahwa konsumsi Pertalite di Pulau Lombok mengalami peningkatan seiring berlangsungnya ajang balap motor internasional tersebut.

“Kalau untuk di Pulau Lombok, kondisi normal biasanya Pertalite itu kurang lebih sekitar 1.200 KL per hari,” ujar Dany.
Ia menjelaskan, permintaan Pertalite meningkat sekitar 20 persen selama periode MotoGP. Peningkatan ini terutama terjadi di SPBU yang berada di kawasan tertentu, yang menjadi jalur perjalanan para pengunjung menuju Sirkuit Mandalika.
“Dan karena ada peningkatan kurang lebih sekitar 20 persen, itu kurang lebih sekitar 1.250 KL per hari. Tentunya ini peningkatan terjadi di SPBU-SPBU area tertentu saja yang memang menjadi lokasi yang dilalui oleh para pengunjung MotoGP,” jelasnya.
Selain Pertalite, permintaan BBM dengan angka oktan lebih tinggi, yakni Pertamax Turbo RON 98, juga mengalami lonjakan. Menurut Dany, peningkatannya bahkan mencapai hampir 50 persen dibandingkan kondisi normal.
Kenaikan permintaan kedua jenis BBM tersebut menunjukkan adanya tambahan kebutuhan bahan bakar selama gelaran MotoGP berlangsung di Mandalika. Mobilitas pengunjung yang meningkat turut memengaruhi konsumsi BBM di sejumlah titik pengisian, terutama di jalur yang menghubungkan kawasan kedatangan wisatawan dengan lokasi balapan. (AW)











