OTODRIVER - Menyambut musim mudik Lebaran 2026, GAC Indonesia menghadirkan GAC Apps.
Ini adalah aplikasi pintar yang dirancang untuk membantu pemilik kendaraan memantau kondisi mobil, mengatur perjalanan, serta mengakses berbagai layanan kendaraan secara mudah selama perjalanan jarak jauh.
Aftersales Team GAC Indonesia, Aldi Ruvian, dalam paparannya pekan ini (11/9) menyebutkan bahwa aplikasi yang sudah bisa diunduh lewat App Store ini bisa jadi bantuan cepat bagi pengendara GSAC untuk cari informasi berbagai hal selama di perjalanan.
Beragam informasi bisa diperoleh dari aplikasi ini, sebuat saja; pemantauan status kendaraan secara real-time, layanan peta dan navigasi, sampai jadi remote control atas kendaraan.
Salah satu fitur bernama vehicle status akan memudahkan pengendara memantau kondisi kendaraan secara menyeluruh, mulai dari status pintu, jendela, bagasi, tekanan ban, hingga level baterai.
Jika mengalami masalah di jalanan tersedia juga akses untuk layanan roadside assistance.
Tentu saja tidak ketinggalan, ada petunjuk lokasi unit pengisian ulang daya listrik.
Aldi menjelaskan lagi, selain posko mudik di sejumlah titik di jalur tol Trans Jawa, keberadaan bengkel resmi GAC di Indonesia yang jadi bengkel siaga dan beroperasi 24 jam juga bisa diketahui lokasinya lewat aplikasi tersebut.
Untuk lokasi posko mudik akan bisa melakukan pelayanan seperti isi ulang daya listrik secara gratis, pemeriksaan software update, cek tekanan angin ban, serta pemeriksaan komponen elektrikal kendaraan.
Di bengkel siaga, sejumlah kegiatan yang bisa diberikan yaitu; servis berkala, penggatian aki, penggantian ban, pemeriksaan software update, pemeriksaan sistem pengereman, pemeriksaan komponen elektrikal kendaraan, dan general check.
Ada sembilan bengkel siaga yang berperasi 24 jam, lokasinya ada di wilayah Tangerang, Jakarta (PIK dan Halim), Cikarang (Bekasi), Semarang, Surabaya, Bali (Nusa Dua), dan Bandung (Sokerano-Hatta).
Ksembilan bengkel siaga itu disebutkan lagi oleh Aldi hasil dari pemetaan internal atas keberadaan pengguna GAC serta potensi rute perjalanannya. (EW)











