Mazda CX-6e Makin Canggih, Sudah Pakai LiDAR. Bakal Masuk Indonesia?

Mazda CX-6e pernah disinggung bakal masuk Indonesia. Model terbarunya saat ini telah dibekali dengan teknologi LiDAR, namun masih sebatas untuk pasar Tiongkok
Minggu, 23 Agustus 2026 17:10 WIB
Berita - Mazda CX-6e Makin Canggih, Sudah Pakai LiDAR. Bakal Masuk Indonesia?

Mazda CX-6e China (Foto :carnewschina)

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Mazda CX-6e boleh dibilang sebagai salah satu model paling berbeda dari Mazda yang selama ini kita kenal. Bukan hanya karena menggunakan tenaga listrik, SUV ini juga mulai menunjukkan seberapa jauh fleksibilitas Mazda beradaptasi dengan perkembangan mobil listrik yang kita ketahui telah didominasi industri otomotif China.

Mengutip dari CarNewsChina, mobil yang hadir hasil gotong-royong dengan Changan ini, untuk pasar China telah mendapatkan upgrade fitur, yakni dengan dipasangnya LiDAR. Dengan demikian SUV ini memiliki kemampuan bantuan mengemudi yang lebih canggih.

Mazda mengklaim sistem bantuan berkendara pada CX-6e terbaru ini mampu menangani lebih dari 200 skenario berkendara. Sistem pada LiDAR ini memadukan tiga radar mmWave, 12 radar ultrasonik, dan 11 kamera.

Dengan teknologi anyar ini, CX-6e dapat membantu melakukan perpindahan jalur secara otomatis untuk menyalip kendaraan yang lebih lambat. Sistemnya juga bisa membantu mobil masuk maupun keluar ramp dan menuju rest area dengan intervensi pengemudi yang minim.

Kemampuan tersebut berlanjut ketika mobil masuk ke perkotaan.

CX-6e diklaim mampu menghadapi persimpangan dan bundaran, termasuk melakukan putar balik secara otomatis. Mobil juga dapat berpindah antara jalan utama dengan jalan akses yang sejajar, serta melakukan perpindahan jalur darurat ketika mendeteksi rintangan.

Untuk sistem berkendara berbantuan ini, rentang operasinya mencapai 0-130 km/jam di jalan tol dan 0-80 km/jam di kawasan perkotaan.

Namun tentu saja, semua kemampuan tersebut tetap masuk kategori sistem bantuan pengemudi, bukan mobil yang bisa dilepas begitu saja tanpa pengawasan manusia.

Foto - Mazda CX-6e Makin Canggih, Sudah Pakai LiDAR. Bakal Masuk Indonesia?
Mazda CX-6e China (Foto : carnewschina)

Bukan Cuma Soal LiDAR

Pembaruan CX-6e sebenarnya cukup menarik karena Mazda tidak hanya mengejar teknologi berkendara semi-otonom.

Dari sisi desain, SUV ini tetap membawa karakter khas Mazda, tetapi pendekatannya jauh lebih futuristis dibanding produk Mazda bermesin konvensional.

Salah satu contohnya terlihat pada bagian interior.

Mazda yang biasanya dikenal cukup konservatif dalam penggunaan layar kini justru menghadirkan layar infotainment berukuran 26,45 inci dengan resolusi 5K. Layar tersebut membentang dari bagian tengah dasbor hingga ke depan penumpang.

Pengemudi juga mendapatkan head-up display berukuran 50 inci, dengan opsi peningkatan hingga 100 inci.

Jadi, kalau selama ini Mazda identik dengan tombol fisik dan pendekatan ergonomi yang relatif sederhana, CX-6e menunjukkan bahwa Mazda juga bisa mengikuti tren interior digital ala mobil China.

Dari sisi aerodinamika, Mazda juga cukup serius. Terdapat sembilan saluran udara di sekitar kap mesin, bumper, dan panel samping yang dirancang untuk mengurangi hambatan angin.

Hasilnya, CX-6e memiliki angka koefisien drag 0,258 Cd.

Foto - Mazda CX-6e Makin Canggih, Sudah Pakai LiDAR. Bakal Masuk Indonesia?
Mazda CX-6e di fasilitas Mazda di Fuchu, Hiroshima (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Bakal Masuk Indonesia?

Seperti kita ketahui, saat ini Mazda Indonesia sudah memperkenalkan versi sedan dari mobil ini, yakni Mazda 6e. Dan tidak menutup kemungkinan mobil ini masuk daftar brand Zoom-zoom selanjutnya yang digerakkan murni oleh tenaga setrum.

Pada sebuah kesempatan, Chief Operating Officer (COO) Eurokars Motor Indonesia, pemegang brand Mazda di Indonesia, Ricky Thio pernah berujar bahwa pihaknya memasukkan SUV ini pada list mobil yang bakal dijajakan.

"Mazda SUV EV ini akan masuk ke Indonesia, harap bersabar ya," ungkapnya. Lebih jauh lagi, Ricky belum bersedia menjelaskan detail tentang CX-6e.

Spesifikasi resmi mobil ini belum diungkapkan secara resmi, namun jika mengacu pada beberapa sumber, mobil ini ditenagai motor tunggal 255 hp yang menggerakkan roda belakangnya.

Sedangkan untuk baterainya, ada sumber yang menyebutkan bahwa ia menggunakan jenis Nickel-Manganese-Cobalt (NMC) berkapasitas 66,8 kWh dan 79,97 kWh. Namun jika melihat dari spesifikasi Mazda6e, justru menggunakan baterai jenis Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 78 kWh. (SS)

#mazda #cx-6e #bev

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.