Langsung ke konten

Konsumen Mobil Kini Tak Lagi Tergiur Mesin Bertenaga, Ini yang Mereka Cari

Mesin bertenaga tak lagi jadi satu-satunya penentu. Apa yang kini dicari konsumen mobil Indonesia? Berikut faktanya di lapangan.

Berita Selasa, 3 November 2026 18:30 WIB
Berita - Konsumen Mobil Kini Tak Lagi Tergiur Mesin Bertenaga, Ini yang Mereka Cari
GIIAS Bandung 2026. (Foto : Otodriver/Rangga D.A)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Cara orang Indonesia memilih mobil pelan-pelan berubah. Mesin bertenaga dan spesifikasi tinggi memang masih penting, tetapi bukan lagi satu-satunya penentu. Pengalaman berkendara, teknologi keselamatan, dan kenyamanan memiliki mobil kini ikut dipertimbangkan.

Temuan itu datang dari riset Populix bertajuk Decoding Indonesia’s Upper Middle MZs Consumer Signals in the Passenger Car Market. Survei ini melibatkan 800 pemilik mobil dan dilakukan pada 30 April hingga 13 Mei 2026.

Riset menunjukkan 80 persen responden masih memakai mobil bermesin bensin. Namun minat pada kendaraan elektrifikasi mulai tumbuh, terutama di kalangan konsumen usia 25 sampai 35 tahun.

Soal faktor pembelian, performa mesin masih berada di urutan teratas dengan 18 persen suara. Di bawahnya ada teknologi keselamatan aktif (ADAS) dan desain kendaraan, masing-masing 12 persen. Efisiensi bahan bakar juga disebut sebagai alasan penting.

Foto - Konsumen Mobil Kini Tak Lagi Tergiur Mesin Bertenaga, Ini yang Mereka Cari
Diskusi dan pembahasan riset Populix. (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Hal yang paling menarik, sebanyak 90 persen konsumen menilai teknologi keselamatan penting dalam keputusan membeli. Fitur seperti pengereman otomatis, blind spot warning, dan adaptive cruise control masuk daftar pertimbangan utama.

Meski begitu, konsumen ingin teknologinya mudah dipakai dan tidak membebani biaya perawatan. Fitur canggih saja tidak cukup kalau ujungnya membuat pemilik repot.

Value for Money Menjadi Value for Many

Namun demikian, ada fenomena lain yang tak kalah unik. Pasar kini disodorkan semakin banyak pilihan. Kehadiran brand China dengan harga menarik dan fitur lengkap ikut mengguncang pasar mobil hari ini. Banyaknya fitur canggih yang dijejalkan pun menjadi salah satu standar baru.

Yuniadi H. Hartono, praktisi otomotif yang menjadi pembicara dalam acara pemaparan riset tersebut, menilai pasar saat ini cenderung memilih mobil dengan fitur atau teknologi lebih banyak. “Di sini ada fenomena ‘value for money’ menjadi ‘value for many’,” terangnya saat ditemui di Jakarta Pusat (2/11/2026).

“Bukan hanya soal seberapa besar nilai yang didapat dari uang, tetapi seberapa banyak orang yang bisa mendapat dan menikmati nilai tersebut,” tutupnya. (SS)

#populix #riset #konsumen #adas #brand-china

Suryo Sudjatmiko
Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.