Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM
Penulis: Erie W. Adji
Sabtu, 7 Maret 2026 09:00 WIB
Berita - Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Pemerintah menjamin harga BBM bersubsidi seperti Pertalite tidak mengalami kenaikan harga (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjamin harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak naik dan stok masih aman di tengah dinamika konflik Timur Tengah,.

Seperti diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia, yang meminta masyarakat tetap tenang karena pemerintan memastikan ketersediaan stok untuk memenuhi kebutuhan energi terutama menjelang perayaan Idul Fitri. 

Selain itu, seperti diktuip dari Antara pekan ini (6/3), Anggia juga menyampaikan bahwa harga BBM bersubsidi seperti Pertalite tidak akan mengalami kenaikan harga di tenggah gejolak harga minyak saat ini. 

Dijabarkan lagi oleh Anggia, hendaknya masyarakat tidak melakukan panic buying apalagi sampai melakukan penimbunan. Keduanya berpotensi malah menciptakan kondisi kelangkaan. 

Selain memastikan keamanan stok BBM, lanjut dia, pemerintah juga memastikan agar distribusi BBM ke daerah berjalan dengan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya (4/3), Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, juga menerangkan kembali maksud dari pernyataan darinya yang sempat menyebut bahwa stok BBM nasional hanya cukup untuk 20 hari. 

Menurutnya, juga seperti dikutip dari Antara, standar nasional minimal akan stok BBM di rentang 20-21 hari. 

Soal keterbatasan stok bukanlah soal kemampuan negara dalam menyediakan pasokan bahan bakar, lebih karena kapasitas penyimpanan BBM nasional saat ini baru bisa dilakukan untuk menjamin pasokan pada rentang waktu tersebut. 

Untuk lebih menjamin lagi durasi pasokan yang lebih panjang, masih menurut Bahlil, pemerintah sedang membangun storage baru yang akan selesai dala tiga bulan ke depan. Tujuannya agar rentang waktu ketersediaan stok BBM nasional lebih panjang lagi. 

Indonesia sendiri saat ini mengimpor minyak tidak hanya dari kawasan Timur Tengah yang mendominasi 25 persen dari seluruh volume impor minyak nasional. 

Negara lain juga sudah terikat kontrak pengiriman minyak antara lain; Angola, Brasil, Nigeria, dan juga Malaysia. (EW) 

Foto - Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM
Beberapa SPBU swasta juga mengalami lonjakan kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

#bbm #stok

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.