OTODRIVER - Kebangkitan kembali Mitsubishi Pajero dipastikan akan terjadi pada musim gugur tahun ini atau sekitar September hingga Desember 2026. Label Pajero kembali dari tidurnya setelah dilelapkan pada 2021 lalu.
Dalam keterangan resminya, pihak Mitsubishi Motor Corporation memastikan bahwa SUV legendaris mereka ini bakal hadir dengan kemampuan off-road sesungguhnya.
Teknologi yang diadopsi Pajero ini diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman dan percaya diri saat digunakan dalam berbagai kondisi alam dan jalanan.

Salah satu penegas karakter petualangannya adalah dibekalinya All-New Pajero ini dengan hadirnya tampilan panel multi meter yang termampang pada layar digitalnya. Desainnya terinspirasi dari tampilan fitur ini yang telah disematkan pada model sebelumnya. Bedanya, pada model terdahulu masih berwujud cluster analog.
Jelas terlihat bahwa kemunculan multi meter tersebut menjadi sebuah penghormatan terhadap warisan model legendaris. Sekaligus sebuah benang merah yang ini dijalin kembali, walau dengan cara yang berbeda dan lebih modern.
Pada instrument multi meter tersebut menyajikan berbagai informasi secara real-time, mulai dari ketinggian lokasi, arah kompas, suhu luar, sudut kemiringan kendaraan ke depan-belakang (pitch), sudut kemiringan ke samping (roll), hingga distribusi torsi antara sisi kiri dan kanan kendaraan.

Kembali ke Sasis Tangga
Dalam beberapa informasi terdahulu, terdengar rumor bahwa All-New Pajero ini akan lahir kembali sebagai SUV ladder frame.
Sebagai informasi, sejak kehadiran Pajero Gen III yang mulai dikenalkan pada 1999 dan bertahan hingga generasi IV yang kiprahnya rampung di 2021.
Untuk mesin, beberapa kisi-kisi sempat dibeberkan. Di mana jantung mekanis SUV legendaris ini akan menggunakan mesin berkode 4N16 2.4 liter, alias sama dengan yang digunakan pada Triton saat ini.
Hanya saja belum ada keterangan resmi terkait dengan kinerjanya saat ditempatkan di All-New Pajero ini. (SS)











