OTODRIVER - Denza resmi meluncurkan sedan baru di kelas menengah-besar, Z9S, di pasar China. Sedan listrik besutan BYD ini hadir dengan desain sporty, teknologi canggih, serta performa yang tergolong buas.
Secara tampilan, Denza Z9S mengusung fascia depan sporty dengan lubang udara, kap mesin berlekuk, serta desain lampu utama baru yang dibuat terpisah. Di bagian atap terdapat modul LiDAR untuk mendukung sistem bantuan berkendara. Sementara itu, ruang bagasi depan atau frunk memiliki kapasitas 120 liter.

Denza Z9S memiliki dimensi panjang 5.090 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 1.490 mm dengan wheelbase 3.025 mm. Sedan ini tersedia dalam tujuh pilihan warna eksterior serta pilihan pelek berukuran 19 hingga 20 inci. Bagian belakang tampil minimalis dengan lampu belakang ramping dan spoiler elektrik aktif yang dapat menyesuaikan posisinya.
Masuk ke kabin, Z9S menawarkan desain dashboard wraparound dengan layar tengah floating berukuran 17,3 inci dan panel instrumen digital 13,2 inci. Menariknya, tersedia head-up display (HUD) berukuran 50 inci.
Untuk teknologi berkendara, Denza Z9S mengandalkan sistem bantuan pengemudi canggih “God’s Eye 5.0”. Teknologi ini mendukung navigasi berkendara di dalam kota maupun jalan tol, serta dilengkapi fitur keselamatan seperti Automatic Emergency Braking (AEB) dan Emergency Steering Assist (ESA).
Z9S dibangun menggunakan sasis hybrid baja dan aluminium dengan kandungan material baja berkekuatan tinggi dan aluminium mencapai 91,1 persen. Struktur bodinya diklaim memiliki torsional rigidity hingga 45.036 Nm/derajat. Sementara baterainya mengadopsi teknologi CTB (Cell-to-Body).
Untuk jantung pacu, tersedia dua pilihan konfigurasi. Varian penggerak roda belakang (RWD) dengan satu motor listrik mampu menghasilkan tenaga maksimum 370 kW atau sekitar 496 HP. Sedangkan versi penggerak semua roda (AWD) dengan tiga motor listrik memiliki tenaga gabungan mencapai 890 kW atau setara 1.194 HP.
Sumber energinya berasal dari baterai Blade Battery generasi kedua berkapasitas 102,326 kWh. Berdasarkan pengujian CLTC, jarak tempuhnya mencapai 780 km, 920 km, hingga 1.100 km, tergantung varian. Jika mengacu pada standar WLTP, masing-masing memiliki jarak tempuh 632 km, 745 km, dan 891 km. Untuk versi performa tinggi, akselerasi 0-100 km/jam hanya membutuhkan waktu 2,68 detik.
Denza Z9S juga mengadopsi platform teknologi “e3” atau Yi San Fang. Teknologi ini mencakup sistem kemudi roda belakang sebagai fitur standar dengan radius putar minimum 4,75 meter pada varian tertinggi.
Selain itu, tersedia mode “crab walk” yang memungkinkan mobil bergerak menyamping serta fitur “compass turn” untuk membantu mobil berputar dengan radius sangat kecil. (AW)











