OTODRIVER - Pada gelaran akhir tahun Otodriver yang bertajuk Holiday In Style 2025, Suryo Sudjatmiko yang merupakan jurnalis Otodriver menjatuhkan pilihan pada sosok Jaecoo J7 Plug-In Hybrid (PHEV). SUV dengan tampilan stylish ini menjadi sedemikian menarik karena banderolnya.
Sebuah Jaecoo dapat dipinang dengan harga di bawah Rp 500 juta, tepatnya Rp 499,9 juta mengutip informasi dari website resmi Jaecoo. Hal ini yang menjadikannya sebagai sebuah SUV dengan value of money terbaik di kelasnya.
Walau dicanteli dengan banderol yang berada di zona harga yang gemuk, namun SUV yang satu ini menjanjikan banyak hal menarik yang tidak ditawarkan oleh rival-rivalnya.

Sino-Anglo berperawakan Eropa
Beberapa produk otomotif dituding mencomot desain dari brand-brand sohor dari Eropa. Jika Anda memperhatikan sosok Jaecoo J7, maka harus diakui bahwa SUV ini punya aroma desain yang punya tampilan Land Rover Freelander atau Range Rover Evoque.
Walau demikian model ini tetap punya privilege untuk mengunakan kemiripan itu. Bagaimana tidak, proses rancang bangun dan rekayasa mobil ini melibatkan para designer dan engineering yang bekerja di Jaguar-Land Rover.
Tak ada proses bajak-membajak, semuanya legal dan dikarenakan Chery Group sebagai induk semang Jaecoo telah menjalin kerjasama dengan brand asal Britania-Raya itu sejak 2012 dan masih berlangsung hingga saat ini.
Jadi Jaecoo J7 sah-sah saja jika disebut sebagai produk legal Sino-Anglo alias blasteran China-Inggris. Dengan demikian sah juga jika disebutkan ada guratan Eropa pada SUV ini.

Hybrid advance
Dari segi performa, mobil ini punya kode T1EJ ini dibekali dengan mesin turbo 4 silinder yang diakurkan dengan sistem Plug-In Hybrid dengan baterai besar berkapasitas 18,3 kWh dan motor listrik yang efisien.
Ia pun punya kemampuan jelajah hingga 100 kilometer hanya dengan mengandalkan tenaga listriknya saja.
Dan kebetulan tim Otodriver sebelumnya pernah melakukan pengujian ekstrim untuk daya jelajah saat ia diisi bahan bakar penuh dan juga disetrum penuh. Alhasil mobil ini mampu menembus jarak tempuh yang impresif yakni lebih dari 1.300 kilometer.
Sedangkan untuk performa gabungan mesin bensin dan motor listriknya, J7 mampu mencetak daya sebesar 194 hp dan torsi 290 Nm. Performa inilah yang mampu membawanya melesat 0-100 kilometer/jam hanya dalam waktu 9 detik saja.
Kinerja mesin dan motor listrik itu pun kemudian disalurkan ke roda depan melalui transmisi DHDHT (dedicated hybrid transmission) yang cukup lembut dan responsif.
Saat berangkat mobil dengan isi tangka BBM sebesar 60 liter diisi penuh dan setelah menempuh jarak kurang lebih 570 kilometer sampai tujuan, penunjuk bahan bakarnya hanya surut kurang dari ½ saja.
Sedangkan untuk volume tangki BBMnya ada di angka 60 liter, yang artinya ia mengkonsumsi bensin kurang dari 30 liter. Estimasi kami, ia mampu menjelajah di angka 22 hingga 26 kilometer/liternya.

Interior nyaman, fitur lengkap
Melihat ke dalam kabinnya, mobil ini menyuguhkan banyak bagian yang dilapisi dengan bahan soft touch. Sedangkan untuk bangkunya dibalut dengan material yang biasa digunakan pada mobil premium.
Selain itu untuk mendukung kenyamanan J7 dibekali dengan fitur lengkap, salah satunya adalah ADAS (advance driving assistance system) sejumlah 19 item.
Hadir pula atap panoramic yang memberikan kesan kemewahan pada mobil yang sudah dikenalkan di China sejak 2023 silam.

Tak ada gading yang tak retak
Dengan segala keunggulan mulai dari tampilan, performa dan juga bekal fitur kemewahan serta kenyamanan. Jaecoo J7 ini tetap memiliki kekurangan.
Pada sisi handling, mobil ini terasa sedikit limbung saat kecepatan tinggi terutama saat menikung. Selain itu juga terasa punya radius putar yang relatif besar.
Seperti halnya mobil-mobil yang berada di bawah kepak sayap Chery, interior tidak dilengkapi dengan berbagai tombol fisik untuk berbagai pengaturan. Semuanya disatukan pada layar infotaiment di bagian tengah dashboard.
Untuk beberapa orang terrmasuk saya, hal ini yang nampak canggih ini justru menjadikan kurang nyaman. Proses pengaturan yang dilakukan justru menimbulkan distraksi bagi pengemudi.
Selain itu walau proses penyambungan akses dengan telepon seluler baik itu iPhone ataupun Android, namun khususnya pada akses Android Auto mudah terputus walau kemudian tersambung kembali secara otomatis. Tentu hal ini menjadi gangguan kenyamanan berkendara. (SS)
Spesifikasi Jaecoo J7
Mesin :1.500 cc Turbo PHEV
Transmisi : DHT
Penggerak : Front Wheel Drive
Tenaga : 194 hp
Torsi : 290 Nm
Kapasitas baterai: 18,3 kWh










