OTODRIVER - Pemerintah belum juga memberikan tanda-tanda berlakunya aturan baru mengenai insentif mobil listrik. Jika merujuk pada aturan lama, pemerintah memberikan insentif 10% sehingga harga EV di Indonesia cukup menarik.
Kabar burung yang beredar, aturan baru tersebut akan menghilangkan insentif dan mengkoreksi harga EV jadi lebih tinggi.
Kendati belum ada aturan baru, namun MG mengambil kebijakan untuk tetap memberlakukan harga yang sama. Artinya apabila kelak peraturan baru diberlakukan dan harga akan naik 10%, harga yang ditawarkan pada MGS5 EV Ignite tetap di Rp333,9 dan Rp 355,9 juta untuk Magnify.

“Kami pastikan harga tersebut tidak berubah, kendati kebijakan pajaknya diganti," terang Head of Marketing MG Motor Indonesia, Harry Kurniawan saat ditemui di ajang Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2026, beberapa waktu lalu.
“Tapi perlu banderol tersebut hanya akan berlaku pada 1.500 pemesanan pertama varian Ignite dan Magnify,” sambungnya.
Dengan penggerak roda belakang, MGS5 EV menawarkan karakteristik berkendara yang cukup unik di kelasnya. Penempatan motor listrik di poros belakang dilakukan untuk memberikan distribusi bobot yang lebih seimbang serta traksi lebih optimal.
MGS5 EV menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan kapasitas yang berbeda sesuai kebutuhan. Varian standar (Ignite) mampu menempuh 415 km, dan Magnify 410 km. Sedangkan varian long range, Magnify Max diklaim mampu menjelajah jarak tempuh sampai 515 km. (SS)










