OTODRIVER - Geely resmi meluncurkan Galaxy E5 terbaru pada 23 September 2026. SUV listrik ini juga dikenal sebagai Geely EX5 di sejumlah pasar internasional.
Tersedia dalam lima varian, Galaxy E5 terbaru ditawarkan dengan harga mulai 97.800 yuan atau sekitar Rp 230 jutaan hingga 137.800 yuan atau sekitar Rp 320 jutaan.
Perubahan terbesar terdapat pada sistem penggeraknya. Varian utama kini beralih dari penggerak roda depan atau FWD menjadi roda belakang alias RWD.
Selain itu, Geely membekali SUV ini dengan LiDAR, sistem bantuan berkendara pintar G-Pilot (Qianli Haohan) H5, teknologi pengisian cepat 6C, serta baterai Aegis Golden Brick berjenis short-blade terbaru.

Dari eksterior, Galaxy E5 masih mempertahankan grille depan tertutup dan desain lampu utama yang ramping. Namun, bumper depan kini mendapat sentuhan krom matte serta desain lips yang lebih agresif dengan model menyerupai sekop.
LiDAR kini ditempatkan di bagian atap untuk mendukung berbagai fitur bantuan berkendara tingkat lanjut. Di antaranya navigasi otomatis atau NOA untuk penggunaan di dalam kota dan jalan tol, memory parking, hingga fingertip parking.
Untuk varian RWD, Galaxy E5 memiliki dimensi panjang 4.630 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.670 mm, dengan wheelbase 2.745 mm. Sementara varian FWD sebagai model entry level memiliki panjang 4.615 mm, lebar 1.901 mm, tinggi 1.670 mm dan wheelbase 2.750 mm.
Ubahan lain terlihat dari hadirnya kamera tambahan di fender, kaca belakang dengan privacy glass serta penggunaan kembali handle pintu konvensional.
Pelek tersedia dalam ukuran 18 dan 19 inci. Menariknya, Galaxy E5 terbaru juga memiliki bagasi depan atau frunk berkapasitas 160 liter yang sebelumnya tidak tersedia.
Masuk ke kabin, terdapat layar sentuh tengah model floating berukuran 15,4 inci dengan resolusi 2.5K yang ditemani panel instrumen digital 10,2 inci. Setir tiga palang juga mendapat desain baru, sementara tuas transmisi kini menggunakan model crystal-style.
Sistem infotainment mengandalkan Flyme Auto 2. Fitur lainnya meliputi head-up display (HUD), kamera 540 derajat dengan fitur transparent chassis, kontrol suara empat zona, wireless charging 50W, serta jok penumpang depan dengan fitur zero-gravity.
Empat varian yang mengusung teknologi Smart Charging sudah menggunakan arsitektur 800V dan motor listrik yang dipasang di belakang. Motor tersebut menghasilkan tenaga 245 kW atau sekitar 329 hp. Angka ini meningkat 85 kW atau 114 hp dibandingkan model sebelumnya.
Sementara varian paling rendah masih mempertahankan sistem 400V dengan motor listrik 160 kW atau sekitar 215 hp yang ditempatkan di depan.
Untuk baterainya, Galaxy E5 terbaru menggunakan Aegis Golden Brick short-blade battery dengan tiga pilihan kapasitas, yakni 60,22 kWh, 61,52 kWh dan 70,01 kWh.
Masing-masing menawarkan jarak tempuh hingga 530 km, 550 km dan 635 km. Jika menggunakan standar WLTP, angka tersebut masing-masing menjadi 429 km, 446 km dan 514 km.
Tak hanya itu, SUV listrik ini juga dibekali sistem stabilisasi ketika ban mengalami pecah. Sistem tersebut diklaim mampu menjaga kendaraan tetap terkendali saat melaju hingga 160 km/jam dalam kondisi lurus dan 120 km/jam ketika menikung. (AW)











